Anggaran Dipangkas Hingga 47 Persen Abdullah. 'Kiamat Kecil kah..'


riaupotenza.com
Rapat bersama tim anggaran terkait pengurangan anggaran untuk penanganan Covid19.

PELALAWAN (Riaupotenza.com) - Pandemi Covid-19 berdampak luas. Hampir semua lini kehidupan terusik. Begitu juga APBD Kabupaten Pelalawan 2020. Anggaran dipotong 47 persen. Hampir semua OPD tanpa kegiatan dan pembangunan. 

''Pandemi ini benar-benar menghantam seluruh lini kehidupan. Kiamat kecil kah?,'' ungkap H Abdullah SPd, Wakil Ketua Komisi I DPRD Pelalawan, Rabu (13/5).

Munculnya pernyataan dari politisi besutan PKS ini, karena dirinya terlibat langsung dalam pembahasan pemangkasan anggaran daerah. 
 
''Hari kedua saya memimpin rapat pembahasan pemangkasan anggaran hingga 47 persen. Nyaris SKPD tak ada kegiatan dan pembangunan,'' jelasnya hingga muncul pernyataan dan pertanyaan seolah-olah terjadi kiamat kecil. 

Alokasi anggaran apa saja yang menjadi sasaran pengurangan. Dikatakan Abdullah hampir semua anggaran terpapar pemotongan. ''Belanja rutin kantor, operasional, tenaga honor dan lainnya,'' beber Abdullah. 

Sehari sebelumnya sambungnya, juga dilakukan pembahasan pengurangan anggaran dari pusat (DBH dan DAU,red) sebesar Rp161 miliar. ''Dialihkan untuk penanganan Covid-19. APBD tekor dan perekonomian daerah terganggu,''papar Abdullah yang beberapa hari sebelumnya sempat menolak jika diberlakukannya PSBB untuk Kabupaten Pelalawan karena khawatir nasib 42 ribu masyarakat yang terdampak Covid-19 tidak bisa dibantu. Tapi apa lacur, ternyata Kabupaten Pelalawan termasuk salah satu daerah di Riau yang telah ditetapkan Kemenkes sebagai daerah yang wajib memberlakukan PSBB. 

''Semoga  pandemi segera berlalu. Keep social and physical distancing. Perbanyak sabar dan syukur,'' papar Abdullah.

Disinggung apakah turut dibahas soal nasib wartawan seperti surat dari Dewan Pers dan SPS, Abdullah mengaku ada pembahasan masalah tersebut. Namun finalnya belum diketahui. amr