Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat Melalui Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan


riaupotenza.com

BUPATI Rokan Hilir melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), terus mengelola pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan.

Tahun 2020 ini, seluruh jalan penghubung antar kecamatan terus dibangun sistem hotmix, ada sekitar 10 kilometer jalan tengah dikerjakan yang bersumber dari dana DAK. Seperti Jalan H Annas Maamun, Bangko Pusako, Tanjung Medan, Pujud, Jalan Pinggir Sungai Rokan, Simpang 200 dan Pekaitan. 

''Dana DAK yang sudah jalan. Khusus di Bina Marga ada sebesar Rp 58 miliar. Alhamdulillah progresnya cukup baik,'' kata Kadis PUTR, H Jon Syafindow MSi.

Progres pembangunan dari dana DAK saat ini, kata Jon telah mencapai 35 persen secara keseluruhan. Yang jelas, dengan pembangunan infrastruktur saat ini memuluskan seluruh jalan antar kecamatan yang ada di seluruh Kabupaten Rohil.

Sementara itu, upaya pembangunan jalan melalui dana APBD saat ini sudah mulai melakukan lelang. Adapun yang menjadi sasaran pembangunan dari APBD, seperti Jalan H Annas Maamun sepanjang tiga kilometer, Jalan Lintas Kubu, Simpang Kanandan Jalan Ampaian Rotan. 

''Di setiap kecamatan mendapatkan alokasi pembangunan. Total Rp 96 miliar APBD dialokasikan untuk pembangunan jalan itu, saat masih proses lelang,'' ungkapnya.

Dikatakan Jon Syafindow, bahwa prospek pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan ini untuk kelancaran akses masyarakat antar kecamatan, lalu lintas lancar, sektor pertanian bisa meningkat dan berdampak baik terhadap perekonomian.

Prioritaskan Jalan Lintas Kubu-Bangko Pusako

Guna menyetarakan pembangunan daerah khususnya di bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Rohil saat ini memprioritaskan pembangunan Jalan Lintas Kubu-Bangko Pusako.

Disebutkan Kadis PUTR, Jon Syafrindow, sekitar 10 kilometer Jalan Lintas Kubu-Bangko Pusako yang menjadi prioritas dengan kucuran anggaran sebesar Rp 19 miliar itu, memang kondisinya cukup menjadi perhatian serius.

Sejauh ini, kondisi jalan tersebut mengalami rusak parah sehingga sempat dilakukan perbaikan yang sifatnya sementara. Kendati demikian, upaya pembangunan tetap terus dilakukan semaksimal mungkin.

''Tahun ini kita bangun dengan alokasi APBD, sistem tambal sulam supaya mana yang rusak parah dapat diperbaiki secara menyeluruh,'' katanya.

Dan yang menjadi pilot projek ke depannya, kata Jon, ada pembangunan jalan lintas Panipahan, Sungai Daun dan tembus ke Sumatera Utara. Bahkan juga akan menuntaskan keterisoliran di Air Hitam, Kecamatan Pujud.

Buka Keterisoliran

Progres pembangunan jembatan di seluruh pelosok Rokan Hilir kini telah dinikmati masyarakat. Salah satunya membuka keterisolasian perekonomian masyarakat di daerah terpencil.

Adapun jembatan yang telah diresmikan oleh Bupati Suyatno, yaitu jembatan sebanyak empat titik, yaitu jembatan Parit Cincin, Jembatan Batu Tujuh, Jembatan Kasang Bangsawan dan Jembatan Bagan Cacing.

Akses penyebrangan anak sungai ini memang sangat diperlukan masyarakat. Selama ini, kata Jon Syafrindow, masyarakat sangat kesulitan melintas di lokasi itu, sehingga berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi.

Dalam waktu beberapa tahun ke depan juga akan membuka akses keterisoliran Jembatan Air Hitam, Pujud sehingga bisa dekat tembus ke Kabupaten Rohul. Ini upaya kita maksimalkan supaya tidak ada lagi daerah pelosok yang terisolir di Rohil. 

Seperti halnya daerah baru berkembang seperti Kecamatan Pekaitan, saat ini sudah tidak lagi kesulitan karena adanya jembatan Pedamaran. Kemudian itu akses ke kecamatan Kubu juga demikian, sudah bisa ditempuh dengan waktu yang relatif singkat melalui jalur darat.

''Kita ingin seluruh daerah Rohil terhubung satu kecamatan dengan kecamatan lainnya. Bahkan sekarang ini pembangunan daerah jalan juga menyasar ke akses antar kecamatan agar semua terbuka,'' ungkapnya. adv