Dalam Upaya Meringankan Keresahan Masyarakat Terhadap Covid - 19

Hand Sanitizer Langka, Ini Ide Kreatif yang Dilakukan Hima STIKes PMC


riaupotenza.com

PEKANBARU (riaupotenza.com) - Maraknya wabah penyebaran Covid-19 di Kota Pekanbaru, membuat masyarakat lebih berhati hati dalam melaksanakan aktifitas sehari - hari, baik itu pekerjaan ataupun rutinas yang dijalani. Berawal dari sulitnya  masyarakat dalam mendapatkan hand sanitizer yang langka sejak beberapa minggu yang lalu, menggerakkan hati Hima Keperawatan STIKes PMC untuk mempelajari dan menyebarkan antiseptik itu secara gratis.

Anggota Hima STIKes Pmc, Yul Erlinda Flower mengatakan tujuan ia bersama teman teman lainnya, untuk mengurangi keresahan masyarakat Kota Pekanbaru dalam memperoleh Hand sanitizer saat ini. “Kita tau untuk mendapatkan hand sanitizer harganya mahal sekali, bisa mencapai 40-50rb. Lalu kami mencoba menggunakan dari bahan alkohol, namun alkohol susah untuk memperolehnya, akhirnya kami meggunakan cara tradisional yakni daun sirih”. 

Lebih jauh Yul Erlinda Flower  menjelaskan tentang keunggulan daun sirih  sebagai antiseptik, katanya daun sirih bagus digunakan untuk proses penyembuhan luka. “kami mencari data tentang kandungan daun sirih dan membuatnya sebagai hand sanitizer siap pakai dan dibagikan kepada masyarakat”. Sebut Yul Erlinda, Minggu (22/03/2020).

Kemaren, ia bersama anggota Hima STIKes PMC sudah membagikan hand sanitizer berbahan dasar daun sirih kepada masyarakat secara gratis, yakni dijalan lembaga permasyarakatan, kerumah rumah warga di gobah. “Ada sekitar 50 botol yang telah kami bagikan, dan kami juga memmberikan penyuluhan tentang hand Sanitizer ini kepada masyarakat, dan alhamduillah mendapat respon yang baik, sambung Yul Erlinda. 

Yul Erlinda mengakui, ia mengalami  kesulitan dalam mencari kemasan atau botol yang digunakan sebagai wadah dalam pembuatan hand sanitizer tersebut, namun dengan semangat tinggi ia mendapatkanya walau sudah mengelilingi Kota Pekanbaru, tepatnya di Kecamatan Tampan.

“Nah kami  juga ingin berbagi ilmu kepada masyarakat untuk membuatnya sendiri dirumah menggunakan daun sirih, yakni 7 lembar daun sirih yang telah dipotong dan direbus menggunakan 3 gelas air hingga berubah warna, lalu dinginkan dan tuang kedalam botol". 

Ia menambahkan, meskipun hand sanitizer yang digunakan secara alami, setidaknya bisa membantu masyarakat. Dan itulah upaya yang dilakukan Yul Erlinda sebagai mahasiswa STIKes PMC. “Nah kami dari mahasiswa ingin berkontribusi dalam menangulangi wabah covid 19, semoga segera selesai masalah yang tengah kita hadapi bersama ini. Tetap lakukan pola hidup sehat dan bersih untuk menimalizir virus tersebut ketubuh kita”. Tutup Yul Erlinda dengan tersenyum. Jel