BSSR Selatbaru Tutup Sementara Sampai Batas Waktu yang Ditentukan


riaupotenza.com
TUTUP SEMENTARA : Antisipasi wabah Covid-19. Pelabuhan Internasional Bandar Sri Setia Raja (BSSR) Selatbaru, Kecamatan Bantan tutup sementara sampai batas waktu yang ditentukan, Sabtu (21/3/2020).(sukardi)

BANTAN (Riaupotenza.com) — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkalis akhirnya menerbitkan surat pemberitahuan penutupan pelabuhan Bandar Sri Setia Raja (BSSR) Selatbaru, Kecamatan Bantan. Hal itu disampaikan Kepala Dishub Kabupaten Bengkalis Djoko Edy Imhar melalui Kepala Bidang Pelabuhan Hurri Agusfriandi, Sabtu (21/3/2020).

Menurut Hurri, pemberitahuan penutupan pelabuhan BSSR Selatbaru sesuai dengan nomor surat 550/DISHUB/III/2020/137 tertanggal 20 Maret 2020 yang disampaikan kepada seluruh stakeholder atau pihak terkait dalam hal pencegahan Covid-19.

Lebih lanjut Hurri menyampaikan, terbitnya surat tersebut merujuk kepada intruksi presiden (Inpres) RI Nomor 4 Tahun 2019 tentang peningkatan kemampuan dalam mencegah, mendeteksi, dan merespon wabah penyakit pandemic Global dan kedaruratan nuklir, biologi, dan kimia serta surat edaran kementerian kesehatan RI Nomor : SR.03.04/II/55/2020 tanggal 06 Januari 2020 tentang kesiapsiagaan dalam upaya pencegahan penyebaran penyakit Pneumonia dari Negara Republik Rakyat Tiongkok ke Indonesa.

Selain Inpres, juga merujuk kepada Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor 7 Tahun 2020 tentang pemberian visa dan izin tinggal dalam upaya pencegahan maraknya Virus Covid-19 dan surat edaran gubernur Riau serta surat edaran bupati Bengkalis.

“Ya berdasarkan sejumlah keputusan dan ketetapan tersebut, untuk membatasi dan mengantisipasi penyebaran penularan Covid-19 di Kabupaten Bengkalis pada khususnya dan Indonesia pada umumnya, maka perlu dilakukan upaya penutupan akses masuk orang dan barang dari luar negeri di pelabuhan BSSR Selatbaru, kecamatan Bantan, kabupaten Bengkalis,”ujar Hurri.

Menurut Hurri lagi, penutupan akses pelabuhan ini berlaku mulai hari ini, Sabtu 21 Maret 2020, sampai dengan batas waktu yang akan ditentukan.

“Artinya, surat ini resmi disampaikan kepada seluruh pihak terkait, mulai dari Imigrasi, Bea Cukai, Syahbandar serta perusahaan pelayaran yang melayani penumpang dalam negeri di Pelabuhan BSSR Selatbaru. Penetapan sampai dengan batas waktu yang akan ditentukan nantinya,”ujarnya.

Ratusan Warga Bengkalis yang Kerja di Malaysia Pulang ke Bengkalis

Sementara itu, salah seorang pengusaha pelayaran antar luar negeri, Fadillah, membenarkan adanya surat penutupan pelabuhan Selatbaru. “Ya surat sudah kita terima dan kita ikut mana baiknya sajalah,”kata Fadilah yang juga direktu PT. Jasa Sarana Citra Bestari.

Dikatakanya, sejak negeri jiran Malaysia memberlakukan Lockdown atas titah Kerajaan Malaysia, pihaknya sudah dua kali membawa penumpang dari Muar ke bengkalis, Rabu (18/3/2020) dan Jumat (20/3/2020).

“Kalau pada hari rabu ada sekitar 229 penumpang, tapi hari ini menyusut hanya sekitar 80 penumpang.  Tak taulah kita apakah masih ada orang Bengkalis di Muar yang ingin pulang. Kalaupun ada mungkin bisa melalui jalur lain,”katanya.kar