Pasien asal Siak Kecil Alami Flu, Batuk dan Nyeri Dada


riaupotenza.com
Manajemen RSUD Bengkalis, Plt. Direktur RSUD Bengkalis dr. Ersan Saputra dan Wakil Direktur RSUD Bengkalis Heri Pratikno.(sukardi)

BENGKALIS(Riaupotenza.com) — Tim medis RSUD Bengkalis terus melakukan pemantauan pasien asal Desa Lubuk Muda, Kecamatan Siak Kecil yang dicurigai suspek corona. Hal itu disampaikan Wakil Direktur Bagian Umum dan Kuangan RSUD Bengkalis, Heri Pratikno, Kamis (19/3/2020).

“Pasien masuk tadi malamm di RSUD Bengkalis, menerima pasien dari Siak Kecil dan sekarang ditempatkan di ruang isolasi,”kata Heri Pratikno.

Soal kondisi terakhir pasien. Heri mengatakan, kondisi terakhir pasien mengalami flu, batuk dan sedikit nyeri dada. Sehingga kondisinya terus dipantau, agar penyakitnya bisa diketahui.

“Kondisi pasien flu, batuk dan sedikit nyeri dada. Sekarang masih terus kita lakukan pemantauan,”tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang warga Desa Lubuk Muda, Kecamatan Siak Kecil dicurigai suspek corona. Kondisi MH (16), saat ini diketahui sedang menjalani perawatan intensif di ruang isolasi RSUD Bengkalis sejak, Rabu (18/3/2020) malam.

Kabar seorang warga Siak Kecil, yang dicurigai suspek corona juga beredar di media sosial (Medsos). Seorang warga disana mengabarkan, jika ada warga yang baru pulang dari Malaysia langsung ke Kepri di Tanjung Batu, menghadiri acara pesta keluarga, yang mana kondisi badan masih sehat.

Setelah dua minggu di sana pulang ke rumah di Desa Lubuk Muda. Namun sampainya di Lubuk Muda, warga tersebut langsung demam, setelah dua hari di Siak Kecil tepatnya pada hari Rabu tanggal 18 Maret 2020 sekira pukul 17.00 WIB, dicurigai datang ke Puskesmas Desa Lubuk Muda, untuk berobat kemudian pulang ke rumah.

Setelah menjalani pemeriksaan, MH terlihat takut dan menolak dirujuk ke RSUD Bengkalis. Sehingga tepat pukul 20.20 WIB, Kepala Puskesmas Lubuk Muda, dr. Tuana Yosef Manalu, meminta polisi untuk mengawal penjemputan MH yang dicurigai Suspek Corona, untuk di rujuk ke RSUD Bengkalis. kar