Tim Pengabdian Pendidikan Kimia UIR Beri Pelatihan Media Untuk Guru SMA 1 Pekanbaru


riaupotenza.com

PEKANBARU (RPZ) -Tim pengabdian Pendidikan Kimia FKIP UIR menggelar pelatihan pembuatan video pembelajaran bagi para guru-guru di SMA Negeri 1 Pekanbaru. Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan guru-guru dalam membuat media pembelajaran berbasis video yang dapt digunakan sebagai konten dalam pembelajaran bersifat daring. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan oleh tim pengabdian yang diketuai oleh: Asyti Febliza, M.Pd yang juga bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, yelfira sari, M.Si sebagai anggota dosen dan Siti Maisarmah anggota mahasiswa. Selanjutnya, narasumber yang di undang dalam kegiatan ini yaitu: Dr. Zul Afdal, M.Pd sebagai ahli media dari STKIP ‘Aisyiah Riau yang juga merupakan ketua LPPM STKIP ‘Aisyiah Riau.

Kegiatan ini dilaksanakan di aula Multimedia SMA Negeri 1 yang dibuka oleh Kepala SMA Negeri 1 Pekanbaru. Ibu Dr. Wan Roswita, M.Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa begitu pentingnya peran guru-guru untuk dapat meningkatkan kapasitasnya dalam era teknologi digitalisasi saat ini. “Guru-guru harus adaptif dengan teknologi, guru-guru yang senior harus bisa menyesuaikan cara mengajar dengan perkembangan teknologi di era milenial, jangan mau kalah dengan guru-guru junior, maka melalui pelatihan ini guru-guru diharapkan dapat mengaplikasikan kecanggihan teknologi pembelajaran ketika kembali ke kelas nanti,” ucapnya.

Kegiatan dilaksanakan dalam waktu 2 kali pertemuan tatap muka dan diskusi melalui media sosial. Ada pun materi-materi yang diajarkan antara lain pemahaman tentang media pembelajaran, pembuatan video pembelajaran, kuis interaktif dan motivasi guru di dalam menggunakan media pembelajaran. Output dari pelatihan yang dilaksankan yaitu dihasilkannya media pembelajaran berbasis video yang dapat digunakan oleh siswa dalam belajar yang tidak hanya memuat konten materi pembelajaran tetapi juga kuis interaktif. Dengan adanya media video ini, ketidakhadiran guru di kelas dapat digantikan dengan media video sebagai media belajar.***