Pemko Anggarkan Rp65 Juta Biaya Sertifikasi Tanah


riaupotenza.com
Ilustrasi. Net

PEKANBARU (Riaupotenza.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menganggarkan lebih kurang Rp65 juta untuk sertifikasi tanah. Anggaran itu nantinya dimanfaatkan untuk sertifikasi 20 persil tanah yang tersebar disejumlah lokasi, yang merupakan aset milik Pemko Pekanbaru. 

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Pekanbaru, Syoffaizal mengatakan, anggaran sertifikasi itu untuk mengikat aset milik pemerintah dengan kekuatan hukum. Sebab masih ada beberapa persil tanah milik Pemko yang belum memiliki sertifikat. 

''Besaran untuk biaya sertifikasi lebih kurang Rp65 juta di DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran). Itu anggaran yang kita siapkan di 2020,'' kata Syoffaizal, Selasa (18/2/2020). 

Menurutnya, dari hasil koordinasi dengan pihak Dinas Pertanahan Kota Pekanbaru, untuk kegiatan pengamanan aset itu butuh anggaran lebih dari Rp65 juta. Ada juga biaya untuk jasa konsultan, pemasangan patok, pembuatan plang nama dan biaya ATK. 

''Tanah-tanah mana saja yang mau disertifikatkan, mungkin yang lebih tau Dinas Pertanahan,'' terangnya. 

Dijelaskannya, Pemko melalui Dinas Pertanahan di tahun 2020 menargetkan sertifikasi 20 persil tanah. Sertifikasi yang dilakukan sejalan dengan saran yang diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Di tahun 2019 ada sekitar 12 persil yang telah disertifikat. Saat ini beberapa aset milik Pemko Pekanbaru masih ada yang belum bersertifikat, seperti di Kawasan Tenayan Raya. rpz