World Archery Field Championship di Padang

Empat Atlit Panahan Pelalawan Sumbang 9 Medali


riaupotenza.com
Atlit Panahan Pelalawan Dedi M Yunus sedang membidik target yang mengantarkannya meraih 2 emas.

PANGKALANKERINCI (Riaupotenza.com) - Prestasi demi prestasi terus diukir para atlit panahan Kabupaten Pelalawan. Terbaru, pada World Archery Field Championship di Padang Sumatera Barat, 4 pemanah asal Negeri Seiya Sekata Pelalawan berhasil meraih 9 medali, 5 emas, 2 Perak dan 2 Perunggu

''Pada kejuaraan ini kita menurunkan 4 atlit saja. Alhamdulillah, semua atlit  berhasil menyumbangkan medali untuk mengharumkan nama Kabupaten Pelalawan. Kita meraih total 9 medali, 5 emas, 2 perak dan 2 perunggu,’' kata Ketua Perpani Pelalawan, Junaidi Purba ST melalui Kabid Bimpres Dedi Susanto M Yunus, Selasa (18/2/2020) sambil mengatakan kejuaraan di Padang ini berakhir Ahad (16/2/2020) lalu yang diikuti puluhan atlit dari berbagai daerah di Indonesia.

Dedi juga owner sekaligus coach LaGO’Z Archery School Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan ini menyebutkan, sumbangan medali untuk kontingen Pelalawan itu masing-masing diperoleh dari kategori SD putra,

Kualifikasi : Emas: Habib Dedi Yunus (SDIT Al-Bayan),  eliminasi : Perunggu: Habib Dedi Yunus.

Lalu untuk kategori SMP putra,  kualifikasi: Perak (Ghulam Delir Setyananda- SMP Plus Al-Ibanah), Perunggu (Habib Dedi Yunus)

Eliminasi: Perak (Ghulam Delir Setyananda).

Sedangkan pada kategori Compound putra, 2 emas dipersembahkan  sekaligus oleh Dedi Susanto M Yunus pada babak kualifikasi dan elminasi.

Dua emas lainnya pada kategori compound puteri kualifkasi dan elminasi diraih oleh Anisa Dedi M Yunus (SMP Plus Al-Ibanah).

Dikatakan Coach Dedi, pada kejuaraan Field Archery di Sungai Bangek Padang kali ini, meski mengusung nama Perpani Pelalawan, namun menggunakan biaya swadaya dari orangtua atlit. ‘'Makanya hanya 4 atlit saja yang berangkat dan ikut turnamen. Memang kondisi dana sangat terbatas. Meski demikian, Alhamdulillah semuanya berhasil menyumbangkan medali untuk Pelalawan,’’ ungkapnya.

Dedi juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terus mendukung tim panahan ini. Terutama, kepada para orangtua atlit yang terus memberikan doa dan motivasi serta harta yang dikeluarkan untuk kemajuan panahan di Pelalawan ini. 

’’Jazaakumullohu khoiron, semoga olahraga sunnah ini juga mendapat perhatian dari semua pihak. Baik untuk pembinaan maupun kemajuannya kedepan,’’ harapnya.

Masih menurut Dedi, pada waktu yang sama 3 orang atlit senior telah dikirim ke Pekanbaru guna mengikuti pelatihan pelatih yang diadakan oleh Pengprov Perpani Riau dengan tujuan agar lebih meningkatkan prestasi lagi dikemudian hari. amr