Ade Hartati Siap Dukung

Rembug Riau Bahas Eksistensi PKBM


riaupotenza.com

PEKANBARU (Riaupotenza.com) - Bertempat di Hotel Stefani Pekanbaru, Sabtu hingga Ahad (14-15/2/2020) lalu diadakan Rembug Riau oleh Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakst (FK PKBM) Provinsi Riau.

Dimana, Rembug Riau  tersebut dihadiri Anggota komisi V DPRD Riau, Ade Hartati SPd MPd yang membahas berbagai permasalahan yang menimpa PKBM belakangan ini yakni tentang keluarnya Perpres Nomor 82 tahun 2019, yang meniadakan pendidikan maysarakat di Dijen Paud Dikmas Kemdikbud. Itu artinya PKBM yang selama ini berada di bawah naungan direktorat Dikmas Dirjen PAUD Dikmas Kemdikbud kehilangan rumah, sebagai tempat bernaung selama ini.

"Ini bukan perkara ringan, karena PKBM akan kehilangan legalitas secara hukum, yang berdampak pada pengurusan izin operasional dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) paket A paket B dan Paket C yang dinaungi PKBM", Ungkap ketua FK PKBM provinsi Riau, Agusmir SPd MPd.

Agusmir menjelaskan, selama ini eksistensi PKBM telah dirasakan masyarakat sebagai akar rumput. "Telah banyak anak - anak yang putus sekolah dibantu oleh PKBM. Dan dengan adanya Perpres 82 tahun 2019 ini jelas akan membuat PKBM kita lemah dan lama kelamaan akan puna" sahut Agusmir didampingi sekretaris FK PKBM Riau, Dafriazal SPd.

Sementara itu, Anggota Komisi V DPRD Riau, Ade hartati turut prihatin dengan keluarnya Perpres nomor 82 tahun 2019 yang mengakibatkan PKBM akan kehilangan rumah Dikmas tersebut. Ade berjanji akan membahas masalah ini di komisi V DPRD Riau yang membidangi pendidikan tersebut.

"Kita akan membahas masalah ini di komisi V. Pada dasarnya saya siap bersama FK PKBM Riau memperjuangkan masalah ini ke komisi X DPR RI," ujar Ade.

Sebelumnya menurut Agusmir, FK PKBM pusat, ia bersama Dafrizal pengurus FK PKBM telah hearing kekomisi X DPR RI. Namun hasilnya belum kelihatan dan belum menemukan  jalan keluar dari permasalahan tersebut. 

Agusmir menegaskan, pihaknya telah melayangkan surat ke DPRD Riau untuk permohonan melakukan hearing atau rapat dengar pendapat dengan komisi V DPRD Riau.

"Insya Allah kita akan melakukan hearing dengan komisi V DPRD Riau. Suratnya sudah kita masukkan. Tinggal menunggu jadwal dari DPRD Riau, tutup  Agusmir. Rls/Rpz (Agusmir).