Rumah Sepi, Anak Gadis dan L300 di Culik


riaupotenza.com
Ilustrasi. Net

BAGANBATU (Riaupotenza.com) - Warga Darussalam, Kelurahan Baganbatu Kota dihebohkan kejadian hilangnya seorang gadis yang diduga diculik pria menutup wajahnya dengan masker dan menggunakan senjata tajam, Selasa (11/2/2020) seusai Subuh sekitar pukul 05.30 WIB.

Selain menculik korban berinisial NH 23, pelaku juga membawa kabur satu unit mobil pikap L300 milik orang tua korban.

Informasi yang dirangkum di TKP, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB usai Subuh. Pelaku bereaksi saat kondisi rumah sedang sepi, karena orangtua korban M Iqbal Siregar sedang berjualan di Pasar Pajak Lama Baganbatu. 

Menurut kakak korban NAS, ia mengetahui kejadian tersebut dari pengaduan anaknya. Dimana anaknya menyampaikan bahwa ada orang masuk ke rumah dengan membawa golok dan mengancam, kemudian langsung menuju kamar tempat adiknya NH sedang tidur.

''Anak saya memberitahu kalau ada orang masuk membawa golok dan mengancam anak saya. Kemudian orang itu masuk ke kamar adik saya, lalu mengikatnya dan menyumpal mulut adik saya, kemudian membawanya pergi,'' ungkap NAS.

Namun anehnya, menurut NAS, setelah kejadian tersebut ia mengecek kondisi rumah tak ada barang-barang ditemukan rusak. Tak ada juga bekas congkelan di pintu ataupun jendela. 

''Pelaku seperti mengetahui kondisi rumah pada jam segitu sedang sunyi dan sepertinya dia memiliki kunci duplikat kamar adik saya,'' katanya.

Terkait kejadian tersebut, keluarga korban sudah membuat laporan ke Polsek Bagansinembah. Namun belakangan NAS mengaku mendapat informasi dari saudaranya, pelaku sudah tertangkap di wilayah Sumut. 

''Alhamdulillah pelakunya sudah ditemukan. Menurut keterangan dari saudara kita yang bertugas di Labuhanbatu (anggota polisi, red) pelaku ditangkap di Pamingke, Aek Natas, Labuhanbatu Utara. Syukur alhamdulillah adik saya dalam keadaan sehat,'' ungkapnya.

Sementara Kapolsek Bagansinembah, Kompol Panangian SH MSi melalui Kanit Reskrim, Iptu Nur Rahim mengaku pihaknya telah menerima laporan dari orangtua korban, Ikbal Muhammad Nur Siregar (50), warga Jalan Sisingamangaraja, RT 003 RW 010 Kelurahan Baganbatu Kota, Kecamatan Bagansinembah.

Ikbal dalam laporannya di Mapolsek Bagansinembah, kata Kanit, sekitar pukul 08.00 WIB saat berada di pasar berjualan ayam, tiba-tiba ia didatangi kerabatnya bernama Syahrial dan mengatakan, ''Pak NH dan mobil L300 dilarikan orang tak dikenal tadi pagi.''

Mendengar pengaduan Syahrial tersebut, Ikbal terkejut dan menanyakan, ''Apa mungkin dilarikan?'' Kemudian dijawab Syahrial kembali, ''Iya Pak, betul..!''

Kemudian, sang ayah bergegas pulang ke rumahnya untuk memastikan hal tersebut. Sesampai di rumah, ternyata anaknya HN memang sudah tidak ada, begitu juga mobil L300 nopol BM 9806 PB tidak ada lagi di garasi. 

Selain itu, lanjut Kanit, pelapor menemukan empat buah kunci duplikat yang tergantung di lubang kunci pintu rumahnya, yang diduga milik pelaku.

''Pelapor lalu bertanya kepada saksi Tarmi dan juga  cucunya bernama Raisa yang saat itu ada di rumah. Raisa mengatakan, NH mulutnya diikat pakai kain, tangannya juga diikat pakai tali dan dibawa oleh seorang laki-laki berjaket dan memakai masker di wajahnya,'' kata Kanit mengutip keterangan pelapor.

Menurut Kanit pihaknya juga mendapat informasi bahwa pelaku sudah diamankan di Aek Natas, Labuhanbatu Utara (Labura) Sumut. ''Anggota kita sudah meluncur ke Aek Natas untuk menjemput pelaku dan korban,'' kata Kanit. rpz/ppg