Bermodalkan Rp500 Juta, Kini BUMDes Bukit Gajah Miliki Aset Rp2,2 M


riaupotenza.com
Pengurus BUMDes Amanah Desa Bukit Gajah, Ukui di depan gadung baru pada acara PDMT 2019.

UKUI (Riaupotenza.com) - Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) Amanah Desa Bukit Gajah Kecamatan Ukui laik menjadi contoh badan usaha  yang sama di Kabupaten Pelalawan. Betapa tidak dengan modal Rp500 juta, saat ini sudah memiliki aset mencapai Rp2,2 miliar. 

Signifikannya perkembangan BUMDes Amanah Bukit Gajah  yang saat ini dipimpin Untung Sugiarto SE ini terungkap dalam Musyawarah Desa Pertanggungjawaban Tahunan (MDPT) tahun buku 2019 di halaman Kantor BUMDes Amanah Desa Bukit Gajah.

Hal ini dikatakan Kepala Desa Bukit Gajah Tariyam SE seusai meresmikan  bangunan Kantor BUMDes Amanah yang baru, Kamis (30/1).  ‘’Semenjak berdirinya BUMDes pada tahun 2015 yang bermodal awal sebesar RP 500 juta dan disetiap tahunnya terus meningkat hingga kini memiliki aset mencapai Rp2,2 miliar,’’ jelasnya.

Kades mengungkapkan dukungannya karena tiap tahun perkembangan BUMDes terus disampaikan kepada masyarakat. ‘’Dilaksanakannya MDPT, bertujuan untuk melaporkan hasil kinerja selama satu tahun dan melaporkan keuangannya kepada masyarakat. Dari setiap tahunnya pengelolaan BUMDes Amanah Desa Bukit Gajah sudah tidak kita ragukan lagi. Semuanya berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku dan memuaskan semua pemanfaatnya,’’ terang Tariyam SE.

‘’Saya juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Desa Bukit Gajah atau pemanfaatnya yang sudah mendukung BUMDes yang sangat kita cintai ini. Alhamdulilah setiap tahunnya terus mengalami peningkatan yang sangat pesat. BUMDes Amanah ini bisa sebagai percontohan untuk BUMDes yang ada di Kabupaten Pelalawan,’’ pungkas Kades Bukit Gajah, Ukui. 

Kesempatan yang sama, Ketua BUMDes Amanah Desa Bukit Gajah Untung Sugiarto,SE menuturkan, semenjak berdirinya tahun  2015 lalu BUMDes yang dipimpinnya terus berkembang dengan pesat. Seiring dengan itu, berbagai prestasi pun berhasil diraih. ‘’Prestasi kita, baik tingkat kabupaten, Propinsi Riau dan menuju prestasi nasional,’’ ungkapnya.

Untung Sugiarto SE menjelaskan, MDPT merupakan salah satu sarana bagi BUMDes dalam mengevaluasi kinerja selama satu tahun kebelakang. ‘’Selain evaluasi kinerja, dengan adanya MDPT juga memberikan pemahaman kepada masyarakat akan manfaat dana yang dikelola oleh pengurus. Jika sudah begitu pengakaran BUMDes di masyarakat akan cepat mencapai tujuanya,’’ terang Untung Sugiarto.

Selain itu MDPT juga merupakan sarana bagi masyarakat untuk menentukan arah kebijakan BUMDes di tahun yang akan datang disamping merencanakan segala bentuk pendapatan dan biaya yang akan menjadi target yang hendak di capai pada tahun yang akan datang.

‘’Untuk program kerja pada tahun 2020 adalah pembelian minyak goreng bekas (jelantah) pada unit bank sampah, membuka depot air sebagai unit baru bumdes amanah,pengadaan barang bagunan pada unit barang unit dan jasa. Dan lebih penting lagi BUMDes Amanah ini akan menjadi BUMDes Syari’ah,’’ ungkapnya optimis.

Rudi, salah seorang pemanfaat yang selalu aktif menabung dan meminjam uang merasakan manfaat hadirnya BUMDes Amanah. ‘’Kami sangat terbantu dengan adanya BUMDes Amanah ini apa lagi bagi masyarakat yang kurang mampu meminjam uang di bawah Rp 2 juta cukup membayar pokoknya saja,’' terangnya yang merasa sangat terbantu.

Pada penyelenggaraan MDPT tahun buku 2019 BUMDes Amanah Bukit Gajah tampak anggota DPRD Pelalawan dari Fraksi Golkar Dapil Ukui-Kerumutan H sunardi SH, pendamping BUMDes Kabupaten Pelalawan Bambang, Kepala DPMD yang di wakili Mahdalena, Kepala BRI Ukui, Kepala BNI Ukui dan seluruh Pengurus BUMDes Amanah pemanfaat yang ada di Desa Bukit Gajah, Ukui. amr/rd