Antisipasi Karhutla

Bupati Minta Camat Tentukan Lokasi Kanal Bloking


riaupotenza.com
Bupati Pelalawan HM Harris bersama peserta Rakor Penanganan Karhutla di Kantor Bupati Pelalawan.

PELALAWAN (Riaupotenza.com) - Bupati Pelalawan HM Harris meminta seluruh camat di 12 kecamatan di daerah ini untuk menentukan lokasi pembuatan embung atau kanal bloking. Hal ini langkah antisipasi menghadapi ancaman musim kemarau pada tahun 2020 yang diperkirakan bisa menyulut terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Tak hanya penyiapan titik kanal bloking, pihak perusahaan juga harus lebih besar andil dalam penanganan Karlahut ini dengan membentuk kelompok penanganan Karlahut.

‘’Saya minta camat untuk menentukan lokasi yang tepat untuk pembuatan embung dan Kanal Bloking guna pencegahan dan atau penanganan karlahut,’’ jelas Bupati HM Harris.

Hal ini disampaikan pejabat nomor satu di Kabupaten Pelalawan saat berlangsungnya Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Karhutla Kabupaten Pelalawan tahun 2020, di lantai 3 ruang Auditorium Kantor Bupati Pelalawan, Kamis (23/1/2020).

‘’Kita telah membentuk beberapa bagian kelompok penanganan Karlahut yang juga terdiri dari perusahaan,’’ imbuhnya.

Dikatakan Bupati,  terkait masalah kebakaran, meski Kabupaten Pelalawan masuk kategori skala menengah, tapi karena Kabuapten Pelalawan merupakan daerah terdekat dari ibu kota Provinsi Riau, maka Kabupaten Pelalawan menjadi sorotan.

‘’Namun sebenarnya ini tidak menjadi permasalahan. Tapi, karena dijadikan objek kunjungan maka mau tidak mau Kabupaten Pelalawan menjadi isue Karlahut Nasional,’’ ungkapnya.

Ketua DPRD Pelalawan H Adi Sukemi ST MM pada kesempatan itu mengatakan, masalah Karlahut merupakan tanggung jawab bersama. ‘’Ini tanggungjawab bagi kita semua, bagai mana kita bisa mencegah dan mencari solusi untuk pencegahan dan penanggulangan,’’ kata Adi.

Pada kegiatan yang juga dihadiri  Gubernur Riau diwakili Kabid Perubahan Iklim Pengelolah Limbah Padat Domistik dan Peningkatan Kapasitas LHK Provinsi Riau Iman Sukandar Min, Kapolres Pelalawan AKBP Hasyim Rishondu SIk MSi, Dandim 0313/KPR Letkol Inf Aidil Amin SIP, Ketua Pengadilan Negeri Pelalawan Bambang Setyawan SH MH. 

Ketua DPRD Pelaalwan mengatakan perlu sosialisasi kepada masyarakat. ‘’Terutama terhadap masyarakat yang berada di daerah rawan karlahut agar tidak membuka, mengolah lahan dengan cara membakar serta sanksi hukuman dan denda terhadap pelaku karlahut,’’ ujar Adi Sukemi.

Kapolres Pelalawan yang juga diberikan kesempatan pada Rakor tersebut menegaskan kehadiran semua peserta di Kabupaten Pelalawan semua sangat penting. Karena dari 12 kecamatan se Kabupaten Pelalawan hanya tiga Kecamatan yang terhindar dari karlahut.

Selanjutnya sambung Kapolres, pihaknya telah membuat rayonisasi pencegahan dan penaganan karlahut sehingga pada saat dilapangan sudah tahu apa yang akan menjadi tugas dan tanggung jawabnya masing masing.

‘’Kami telah membuat SOP Karlahut dan kami minta pihak perusahaan juga membuat SOP Karlahut. Hal ini perlu dilakukan guna meminimalisir karlahut khususnya di Kabupaten Pelalawan,’’ terangnya.

‘’Kita telah sepakat dan membuat MoU bersama inspektorat dan kejaksaan agar Kepala Desa tidak salah dalam penggunaan anggaran untuk penyediaan peralatan penanganan karlahut,’’ sambung Kapolres terkait penggunaan alat yang digunakan untuk penanganan Karlahut.

Kata dia, api adalah buatan alam, maka Kapolres mengajak semua pihak berdoa, reaksi cepat serta solid untuk melakukan penanggulangan Karlahut.  ‘’Apabila Kabupaten tidak bisa lagi menanggulangi karlahut melalui darat, kita bisa minta bantuan Water Boombing (WB,red) ke Provinsi. Namun WB milik perusahaan Sinar Mas dan RAPP maka kami seluruh elemnent berharap kepada perusahaan besar tersebut sekiranya memberikan prioritas untuk Kabupaten Pelalawan karena Kabupaten Pelalawan merupakan wilayah kedua perusahaan tersebut,’’ ujarnya.

Kapolres mencatat, sampai saat ini di Kabupaten Pelalawan angka karlahut sudah mencapai sekitar 200 - 300 hektar lahan terbakar. ‘'Namun di Kabupaten Pelalawan karena petugas Karlahut kita terdiri TNI, Polri, BPBD, Perusahaan kita solid, cepat dan tanggap sehingga dapat ditangani secepatnya,’' ungkapnya.

Rakor Karhutla ini juga dihadiri Acara dihadiri oleh Kajari Pelalawan diwakili Kasi Intel Sumriadi, Pabung 0313/KPR Mayor Inf Salmon Tarigan, Kaban BPBD Kabupaten Pelalawan H Hadi Penandio MSi,  Pju Polres Pelalawan dan seluruh para Kapolsek jajaran Polres Pelalawan,  Danramil, seluruh Camat, Management perusahaan dan MPA Kabupaten Pelalawan. amr