Untuk Bedah 129 RTLH di Meranti

Pemkab Anggarkan Rp5,4 Miliar DAK


riaupotenza.com
Ilustrasi Bantuan RTLH.

SELATPANJANG (Riaupotenza.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti akan memanfaatkan sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp5,4 Miliar untuk membedah 129 Rumah Tak Layak Huni (RTLH) diwilayahnya.

Kepala Dinas PUPR Kepulauan Meranti, H Herman melalui Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman, Fahrurori mengatakan, bantuan tersebut tersebar dibeberapa wilayah yakni Desa Sokop, Desa Mekar Sari, Desa Tanjung Bakau, Desa Teluk Samak, Desa Wono sari, Desa Tanjunng Gemuk, Desa Sei Cina, Desa Padang Kamal, Desa Pangkalan Bakai, Desa Teluk Ketapang dan Desa Selat Akar.

''Untuk rincian perunitnya, rehab rumah pada peningkatan berkisar Rp11 Juta dan pembangunan baru berkisar Rp38 Juta,'' kata Fahrurori, Rabu (22/1/2020).

Fahrurori menyampaikan, rumah yang akan direnovasi tersebar di 11 desa di Kepulauan Meranti dengan 112 peningkatan dan 80 pembangunan baru.

Dikatakannya, saat ini pihaknya sedang melakukan verifikasi dan menyelesaikan beberapa berkas guna menunjang percepatan proses pekerjaan. ''Gambaran besarnya progres pekerjaan mulai berjalan februari mendatang,'' bebernya.

Selain itu lanjut dia, melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Pemkab Meranti juga menerima bantuan dari Pemerintah Provinsi Riau.

Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kabupaten Kepulauan Meranti nantinya akan mendapat bantuan renovasi rumah sebesar Rp15 juta per rumah.

Diterangkannya, untuk anggaran per unit RLH yakni Rp17.500.000 dengan rincian Rp15.000.000 untuk bahan bangunan dan Rp2.500.000 untuk upah tukang.

''Melalui program BSPS sebesar Rp3,5 miliar diperuntukkan pada pembangunan 200 unit rumah yang tersebar di 11 desa. Dimana pekerjaan itu akan ditangani oleh provinsi,'' jelas dia.

Dijelaskan pula, penerima bantuan stimulan rumah swadaya ditentukan berdasarkan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Dimana sebelumnya diajukan oleh kepala desa yang bersangkutan.

Verifikasi faktual ujar dia, dilaksanakan dengan melibatkan petugas kecamatan dan perangkat desa untuk menentukan warga yang benar-benar layak diberi bantuan.

''Bantuan stimulan rumah swadaya sejalan dengan program kesejahteraan rakyat Pemkab Kepulauan Meranti, semoga dapat meningkatkan kualitas rumah yang memenuhi syarat kesehatan, keselamatan dan kenyamanan masyarakat,'' pungkasnya. dam