Desa Teluk Paman Timur Menangkap Ikan Dalam Acara Lubuk Larangan Bersama Kukerta UNRI


riaupotenza.com

LIPATKAIN (Riaupotenza.com) - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta ) Universits Riau (Unri) bersama masyarakat Desa Teluk Paman Timur, Kecamatan Lipatkain, Kabupaten Kampar Kiri mengadakan kegiatan kegiatan tahunan untuk mensyukuri atas apa yang di berikan tuhan kepada kita.

Berlokasi di sungai subayangan di desa Teluk Paman timur ada satu adat atau satu acara di desa tersebut yaitu lubuk larangan yang dimana para penduduk desa atau pun pendatang tidak dibolehkan mengambil ikan maupun dengan cara apapun.

Setiap tahun lubuk larangan itu akan dibuka pada musim kemarau sehingga air sungai pun surut berkisar bulan juli atau agustus, pada saat itu lah lubuk larangan akan dibuka dengan persetujuan semua warga desa yang diwakili oleh kepala desa didalam rapat untuk pembukaan lubuk larangan.


KUKERTA UNRI tahun 2019 mendapatkan kesempatan untuk bisa bergabung dan membantu di acara lubuk larangan itu. Tidak hanya KUKERTA UNRI, semua masyarakat Teluk Paman Timur turut membantu satu sama lain dalam acara lubuk larangan mencakau ikan atau menangkap ikan.

Penangkapan ini merupakan ikan sungai asli yang dimana ada ikan tapa, ikan singgarek, ikan baung dan masih banyak lagi. Di tahun 2019 kemarin seorang nelayan berhasil menangkap ikan Tapa seberat 23 kg, itu merupakan ikan terberat yang didapatkan pada acara itu. Jika Ikan disungai masih ada di hari pertama maka akan dilanjutkan sampai hari ke dua.

Banyak Masyarakat dari luar desa yang menyaksikan dan membeli ikan hasil dari tangkapan bersama sama, ada yang sekalian berekreasi bersama keluarga menyaksikan ikan naik ke perahu.

Walaupun saya bukan warga desa Teluk Paman Timur, tapi saya dan teman-teman Kukerta UNRI turut membantu melaksanakan acara lubuk larangan ini. Acara ini juga menjadi acara yang wajib karena ada di setiap tahun, ya walaupun itu tergantung musim kemarau dan air ketika surut. Kerjasama masyarakat dan kita semua untuk mensukseskan acara ini sangat patut di acungi jempol dan menjadikan kami yang kukerta UNRI ini mendapatkan pengalaman selama mengabdikan diri disini.” Ujar Athariq Dwi Awaly, Kordes Kukerta Teluk Paman Timur.

Acara pun di akhiri dengan pembagian daging ikan kepada semua masyarakat desa Teluk Paman Timur.