Menuju Kampung Bersinar, Pemdes Simpang Padang Bentuk Satgas Anti Narkoba


riaupotenza.com
Asrizal SH MH, Kades Simpang Padang

DURI (Riaupotenza.com) - Pemerintah Desa Simpang Padang, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba Desa Simpang Padang baru-baru ini. Dibentuknya Satgas Anti Narkoba Desa Simpang Padang menjadi suatu bukti, bahwa desa ini telah menyatakan perang terhadap Narkoba. Apalagi, Narkoba mengancam masa depan generasi muda dan masyarakat.

Pembentukan Satgas Anti Narkoba dilakukan Pemdes Simpang Padang dalam rangka menuju Desa Bersih Narkoba (Bersinar). Tak tanggung-tanggung, sebanyak tujuh orang diangkat menjadi Satgas Anti Narkoba untuk kemudian di SK kan. Tak hanya itu, SK Satgas Anti Narkoba Desa Simpang Padang ini pun langsung diserahkan ke BNN Provinsi Riau.

''Bersyukur kita kepada Allah SWT, pada awal tahun 2020 di bulan Januari ini Pemerintah Desa Simpang Padang sudah memikirkan beberapa program. Yang pertama sekali, yaitu program dalam hal membuat Satgas Narkoba di wilayah Desa Simpang Padang yang bertujuan bagaimana, karena melihat potensi-potensi yang membayakan generasi muda dan masyarakat di Desa Simpang Padang ini. Untuk itu, Pemerintah Desa Simpang Padang berinisiasi untuk menciptakan Satgas Anti Narkoba diwilayah Desa Simpang Padang, bekerjasama dengan BNN Provinsi Riau,'' jelasKepala Desa Simpang Padang, Asrizal SH MH, Senin (13/1/2020).

Untuk itu juga, sambung Kades yang juga seorang advokat ini, ia memohon dukungan kepada Pemerintah, baik itu  kecamatan maupun kabupaten. Terutama Polsek Mandau untuk bagaimana agar Desa Simpang ini menjadi desa yang Bersih dari Narkoba (Bersinar).

''Mudah-mudahan di tahun 2020 ini, paling lambat Februari, Desa Simpang Padang bisa menjadi Desa Bersinar untuk wilayah Kabupaten Bengkalis umumnya dan di Kecamatan Bathin Solapan khususnya. Ini merupakan kerja keras dari seluruh elemen masyarakat. Terutama dari Pemerintahan Desa bagaimana desa ini mendapatkan predikat Desa Bersinar,'' imbuhnya.

Diakuinya, ada beberapa program yang harus sebenarnya persyaratan-persyaratannya juga harus dipersiapkan oleh pemerintahan desa. Termasuk salah satunya adalah regulasi dari desa atau berupa surat edaran yang betul-betul komit terhadap masalah penyalahgunaan Narkoba di Desa Simpang Padang.

''Untuk itu, Pemerintah Desa mengimbau pada seluruh masyarakat, baik itu kelembagaan, BPD, LPMD, Karang Taruna, Kadus, RT/RW dan tokoh-tokoh masyarakat. Mari kita secara bersama-sama untuk menuntaskan program ini agar seluruh masyarakat kita terjauh dari Narkoba. Sehingga menjadikan desa kita ini desa yang betul-betul sehat generasi mudanya,'' tukas Dosen di STIE Harapan Duri ini.

Karena bagaimanapun, masih kata dia, ketika masyarakat ini sudah bersentuhan langsung dengan Narkoba, hancurlah seluruh cita-cita
mereka. Karena Narkoba ini adalah musuh dari negara, musuh dari keseluruhan. Untuk itu, dukungan dari seluruh pihak agar ini bisa terberantas.

''Kepada masyarakat, saya mengimbau jauhi narkoba. Untuk generasi muda raih prestasi dan mohon dukungan seluruh pihak agar program desa ini terlaksana. Sebagaimana arahan dari Bupati Bengkalis untuk bagaimana
seluruh desa betul-betul membuat program ini agar masyarakat terhindar dari narkoba,'' tukasnya.

Alhamdulillah, lanjut Kades Asrizal, pada saat ini Pemerintah Desa Simpang Padang sudah mengulurkan Satgas Anti Narkoba yang berasal dari anggota BPD, kemudian juga ada dari generasi muda, ada staf desa dan ada dari masyarakat desa sendiri sebanyak 7 orang. 

''Dan SK mereka ini sudah kami sampaikan ke BNN Provinsi Riau,  dan BNN Provinsi mensupport sepenuhnya kegiatan-kegiatan ini dan membantu apa yang bisa dibantu untuk Desa Simpang Padang. Jadi ini yang perlu kami sampaikan kepada seluruh masyarakat, jauhi Narkoba. Kami sangat mendukung sepenuhnya supaya masyarakat Desa Simpang Padang bersih dari Narkoba,'' pungkas Asrizal. maz