Perjalanan Eksotis PPG Menapaki Destinasi Wisata dan Budaya di Bengkalis


riaupotenza.com
Jajaran Pekanbaru Pos Group saat menapaki liburan akhir tahun di Pulau Bengkalis, Provinsi Riau. (PanjiASyuhada)

BENGKALIS (Riaupotenza.com) - Rombongan Pekanbaru Pos Group yang datang dari penjuru Riau bertolak ke Pulau Bengkalis, Ibukota dari Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Pemandangan eksotis, khazanah Melayu plus pesona alam yang indah melambai-lambai membangkitkan gairah keakraban dan kebersamaan.

Hawa sejuk mengiringi langkah puluhan personel Pekanbaru Pos Group yang tiba dari penjuru Riau untuk bertandang ke Pulau Bengkalis. Sebuah pulau yang merupakan pusat ibukota kabupaten terkaya di Provinsi Riau yang letaknya berhadapan dengan selat Melaka di pesisir timur Pulau Sumatera.

Senja itu, Sabtu 14 Desember 2019 rombongan yang tiba dari ibukota Riau Pekanbaru, Indragiri, Duri-Mandau, Bagan Batu dan Bagansiapi-api Rokan Hilir bersua di titik kumpul wilayah Sei Pakning, Kabupaten Bengkalis. Lokasi itu merupakan tempat transit kami untuk menyeberang ke pulau Bengkalis tadi.

Masih berada di ujung daratan penghubung, para rombongan yang terdiri dari Direksi dan jajaran perusahaan media terkemuka di Provinsi Riau tersebut disambut desiran angin hangat yang berhembus dari timur di Telaga Suri Perdana, milik perusahaan BUMN yang mengelola sektor Migas diwilayah Sei Pakning, Bengkalis.

Untuk mengatur langkah dan strategi berlibur yang asyik dan santai, General Manager Pekanbaru Pos Group, Khairul Amri memberikan stimulus dan saran untuk melepas penat dalam menghabiskan waktu dua hari bertandang ke pulau Bengkalis. "Nikmatilah masa berlibur, 2020 kita harus lebih baik," katanya, optimis.

Tagline yang diusung dalam trip tahun ini adalah "2020 harus lebih baik". Itu merupakan doa dan harapan untuk membawa perusahaan besar yang berkantor pusat di Pekanbaru tersebut lebih baik lagi.

Kemudian, untuk menjangkau pulau Bengkalis yang menjadi destinasi tujuan utama tersebut, jalur darat-pun tak lagi bersahabat. Rombongan yang terdiri dari 80 jiwa tersebut kembali melanjutkan perjalanan dengan menunggangi kapal angkutan Roll On-Roll Off (Ro-Ro) milik rekanan Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis yang aktif beroperasi sebagai moda transportasi satu-satunya ke Pulau Bengkalis. Rutenya; pelabuhan sungai selari Bengkalis dan dermaga Ro-Ro Bengkalis.

Dari atas kapal yang mengangkut manusia dan kendaraan itu, rombongan PPG disuguhkan dengan sunset dikala senja yang indah di dermaga. Dari atas kapal Ro-Ro tadi, momen swafoto juga tak terlewatkan.

Kemudian kurang lebih 50 menit, tibalah rombongan itu di bibir dermaga Ro-Ro pulau Bengkalis. Tiba disana, suasana aman dan tentram menyelimuti Kabupaten  yang dihuni sebanyak 651.139 jiwa menurut data Dinas Capilduk Bengkalis tahun 2016 dengan luasan wilayah 6.975, 41 km². Namun, hampir 65 persen dari jumlah populasi penduduk itu berada di daratan Duri, Mapibata (Mandau, Pinggir, Bathin Solapan dan Talang Muandau).

Pulau Bengkalis sendiri, adalah sebuah pulau yang merupakan pusat birokrasi Pemerintahan Kabupaten tertua di Provinsi Riau. Usianya kini menginjak 507 tahun per-30 Juli. Awalnya, Bengkalis yang berjuluk Negeri Sri Junjungan ini merupakan kabupaten induk yang telah dimekarkan menjadi beberapa kabupaten/kota di Provinsi Riau.

Pesona Alam dan Khazanah Melayu

Fajar pun tiba, namun cahaya pagi masih bersua dengan rintikan hujan yang membasahi daratan Bengkalis. Rombongan Pekanbaru Pos Group tetap  bertolak ke Pantai Selat Baru Bengkalis sesuai jadwal yang disepakati untuk melaksanakan tadabbur alam sekaligus melihat pesona di bibir pantai yang berhadapan langsung dengan selat Melaka. Meski diguyur hujan sekalipun.

Namun hingga fajar menyingsing kondisi tersebut masih tetap kurang bersahabat, rintikan-rintikan kecil disana-sini. Sehingga lokasi pantai yang indah itu tampak diselimuti mendung dan gerimis yang membasahi. Tapi, itu tak menjadi hambatan untuk berlibur di akhir tahun bagi jajaran Pekanbaru Pos Group tersebut.

Disana, mereka tampak asyik menikmati lukisan alam ciptaan Tuhan yang mempesona. Apalagi, destinasi tujuan wisata tahunan Pekanbaru Pos kali ini kental akan budaya dan khazanah Melayu.

Pantai Selat Baru merupakan pantai yang paling indah kedua setelah Pantai Rupat di Kabupaten Bengkalis. Asal mula Nama Pantai Selat Baru sendiri diambil dari sebuah nama desa di mana pantai ini berada, Desa tersebut yakni bernama Desa Selat Baru, di Kecamatan Bantan.

Di tempat ini pengunjung dapat melakukan beragam aktivitas, seperti berjemur di pasir pantai, berselancar, berperahu, berenang, maupun memancing ikan di pinggiran. Tapi itu hanya bisa dilakukan ketika cuaca cerah.

Dari pantai selat baru sebenarnya kita dapat menyaksikan Gunung Ledang yang terdapat negara tetangga, Malaysia. Tapi pagi itu cuaca tak memungkinkan.

"Kalau cuaca bagus dari sini (pantai selat baru) juga nampak gunung Ledang di daratan Melaka, gunung itu identik dengan Puteri gunung Ledang yang melegenda. Bengkalis ini sangat identik dengan sejarah peradaban Melayu," kata Ijal, pegiat sosial dan wartawan setempat, Ahad 15 Desember 2019 di Bengkalis

Merujuk sejarah dan cerita rakyat, Bengkalis pada masa lalu memegang peranan penting dalam sejarah. Dimulai pada tahun 1645, Bengkalis hanya merupakan Kampung nelayan. Dalam perkembangannya masa kerajaan, pada tahun 1717 Bengkalis dijadikan sebagai garis penyerangan terhadap Johor oleh Raja Kecil.

Di Bengkalis inilah, Raja Kecil menyusun kekuatan angkatan perang. Selanjutnya, Raja Kecil memulai Kerajaan Buantan yang kemudian disebut Kerajaan Siak pada tahun 1723. Raja Kecil bergelar Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah (1723-1748) yang meliputi Perbatinan Gasib, Perbatinan Senapelan, Perbatinan Sejaleh, Perbatinan Perawang, Perbatinan Sakai, Perbatinan Petalang, Perbatinan Tebing Tinggi, Perbatinan Merbau, Perbatinan Merbau, Perbatinan Rangsang, Kepenghuluan Siak Kecil, Kepenghuluan Siak Kecil.

Saat didirikannya Kerajaan Siak ini Bengkalis dan Bukit Batu dibuat pos terdepan dalam rangka pertahanannya dengan pimpinan Datuk Laksamana Raja Di Laut. Datuk Laksamana Raja Dilaut membuat armada yang kuat membuat kapal perang yang dilengkapi dengan senjata yang didatangkan dari negara-negara Islam. Sejarah tersebut sangat identik dengan Pulau Bengkalis; Kabupaten tertua di Provinsi Riau tadi.

Selain itu, budaya di Bengkalis juga amat kental, seperti Festival Perahu Jong, prosesi Mandi Syafar, lampu colok, timang-timang Mandau, dan masih banyak lainnya merupakan budaya yang masih dilestarikan dan dianut bagi masyarakat Bengkalis hingga saat ini.

"Budaya lampu colok yang menjadi warisan budaya Melayu juga berasal dari Bengkalis," ungkap Ijal lagi.

Disambut Sekda Bengkalis Sebagai Tamu Kehormatan

Kehadiran rombongan Pekanbaru Pos Group di Kabupaten Bengkalis bak tamu negara, sangat istimewa. Resepsi khusus digelar oleh Pemerintah Daerah Bengkalis dalam penyambutan rombongan tersebut.

General Manager Pekanbaru Pos Group, Khairul Amri mengaku takjub. Dia mengucapkan terima kasih kepada Pemda Bengkalis atas kerjasama yang terjalin selama ini. "Ini luar biasa, Pemda Bengkalis selama ini merupakan mitra kerjasama yang baik dengan Pekanbaru Pos Group," kata Khairul.

Kabupaten Bengkalis selama ini merupakan mitra yang baik, dan sangat aktif dalam bekerja sama membantu eksistensi media dibawah naungan PPG. Ia berharap hubungan baik yang dijalin selama ini dapat senantiasa terjalin dari masa ke masa.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis juga, menurut Khairul, merupakan salah satu role model untuk daerah-daerah yang lain, sebagai kabupaten yang pro-aktif dalam menjaga hubungan baik.

Lebih lagi, melalui Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik, sistem kerja sama dengan menggunakan basis elektronik yang disebut e-wartawan, sangat kompetitif dalam menjaring media-media yang layak mendapatkan kerja sama.

"Semoga kedepan hubungan baik kita ini dapat terus ditingkatkan dan kami siap menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Bengkalis sebagai corong informasi daerah," harapnya.

Dikesempatan penyambutan itu, Bupati Bengkalis melalui Sekda, H Bustami HY, mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan kontribusi PPG yang dijalin selama ini dalam menginformasikan pembangunan dan kemajuan Kabupaten Bengkalis.

Dia percaya PPG akan tetap konsisten dalam menyajikan informasi yang baik dan berimbang, demi terwujudnya percepatan pembangunan daerah. Khususnya Kabupaten Bengkalis.

Menurut Sekda, keberadaan media masa khususnya PPG, tidak hanya memberitakan tentang keberhasilan pemerintah daerah, namun keritikan dari masyarakat melalui media juga menjadi pendorong perbaikan kinerja pemerintah.

"Kami yakin biasanya PPG lebih cepat, valid dan akurat dalam memberikan informasi-informasi ini," kata Sekda.

Silaturahmi yang diawali dengan makan siang bersama itu turut dilakukan penyerahan cindra mata ikan terubuk sebagai icon Bengkalis dari Sekda kepada General Meneger PPG dan juga kepada Direktur Pos Metro Rohil  Muryadi, Lukman Efendi, Manager HRD dan SDM, dan beberapa petinggi PPG lainnya.

Tak ketinggalan, General PPG juga memberikan kenang-kenangan konstum PPG yang diberikan secara simbolis kepada Sekda, yang kala itu juga turut mendampingi, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Haholongan, Asisten Administrasi Umum, Tengku Zainuddin dan Kepala Diskominfotik Bengkalis, Johansyah Syafri. rpz