Ini Komitmen Pemkab Bengkalis Meningkatkan Kualitas Pendidikan


riaupotenza.com
Foto Bupati Bengkalis Amril Mukminin bersama Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Bengkalis Edi Sakura saat melihat sarana dan prasarana sekolah di Bengkalis.

SEBAGAI Salah satu wahana pembentuk karakter bangsa. Sekolah adalah lokasi yang paling terpenting, sekolah yang merupakan sarana dan prasarana pendidikan diharapkan mampu membawa negara bersaing di kancah global.

Seiring dengan derasnya tantangan global, tantangan dunia pendidikan pun menjadi semakin besar, hal ini yang mendorong para siswa, pelajar dan mahasiswa mendapatkan prestasi terbaik. Walaupun dunia pendidikan di Indonesia masih memiliki kendala yang berkaitan dengan mutu dan kualitas pendidikan. Seperti halnya keterbatasan akses pada pendidikan, kualitas guru dan jumlah guru yang belum merata.

Dengan kondisi itu, Kabupaten Bengkalis yang merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), berbatasan dengan negara tetangga Malaysia dan Singapura, berkomitmen untuk meningkatkan dunia pendidikan.

Sejumlah program unggulan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dicanangkan. Alokasi 20 persen anggaran pendidikan dari besaran anggaran pendidikan ini disalurkan. Komitmen ini tercipta antara hubungan mitra kerja, antara eksekutif dan legislatif.

Menurut Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, tunjangan yang diberikan berupa beasiswa untuk mahasiswa yang dianggarkan melalui Bagian Kesejahteraan (Kesra) Sekretariat Daerah Bengkalis. Bentuk-bentuk program bantuan pendidikan yang diprogramkan dilaksanakan dengan proses matang dan transparan.

Khusus tahun 2019, Disdik Bengkalis telah menyalurkannya kepada mahasiswa yang menempuh program studi Diploma 3 (D-3), Strata 1 (S-1), Strata 2 (S-2) dan Strata 3 (S-3). Untuk penerima bantuan pendidikan tersebut, wajib mengikuti seleksi. Prosesnya mudah, semua sudah terangkum dalam pengumuman resmi dari Pemkab Bengkalis.


Syarat Menerima Bantuan Pendidikan

Dalam kurun waktu setahun terakhir, penyediaan biaya pendidikan khusus diberikan kepada mahasiswa dan mahasiswi yang lahir di Kabupaten Bengkalis. Kemudian, memiliki salah satu orang tua yang berdomilisi di Kabupaten Bengkalis.

Akan tetapi, peluang mendapatkan bantuan pendidikan ini tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa kelahiran Bengkalis saja. Akan tetapi, juga dibuka lebar untuk mahasiswa tidak lahir di Kabupaten Bengkalis dengan syarat melampirkan fotokopi ijazah SLTP, SLTA sederajat di Kabupaten Bengkalis dengan ketentuan legalisir asli pejabat berwenang.

Proses itu juga dibarengi dengan lampiran surat permohonan ditujukan langsung kepada kepala daerah (Bupati,red) serta Tim Seleksi Penyediaan Biaya Pendidikan di Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Jalan Jend. Ahmad Yani, Nomor 070 Bengkalis.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bengkalis, Edi Sakura SPd MPd mengatakan, bahwa pihanya optimis anggaran pendidikan yang dialokasikan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis dapat menopang peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia.

“Saat ini anggaran pendidikan di seluruh Indonesia sekitar 63 persen dikelola oleh daerah. Oleh karena itu, perlu diingatkan terus-menerus agar kita di daerah ini mengambil peran yang lebih aktif dalam memanfaatkan dana APBN baik melalui Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK), dengan memperhatikan kualitas pemanfaatan untuk program-program prioritas, serta APBD yang menjamin anggaran pendidikan minimal 20 persen.” kata Edi Sakura.

Mantan kepala SMP 3 Mandau ini menambahkan, secara historis Kabupaten Bengkalis merupakan daerah terluar dan terdepan di Provinsi Riau. Tentu ini menjadi sebuah peluang bagi anak-anak didik yang ingin meningkatkan kompetensi pendidikannya, serta meraih nilai terbaik. Sebab, program beasiswa ADik ini segala biaya pendidikan, mulai dari biaya hidup dan pembinaan belajar secara khusus hingga tuntas ditanggung pemerintah.

Untuk mencapai sasaran program beasiswa ADik ini, sambung Edi Sakura, Disdik melaksanakan seleksi untuk menyampaikan informasi ke seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Bengkalis. Khusus peserta itu, nantinya diberikan jatah ujian tertulis berbasis cetak (UTBC) dengan jumlah 40 siswa. Mereka dipilih dan didaftarkan oleh pemerintah.

Dikatakannya meskipun masih ada saat ini berbagai keterbatasan yang masih ada dalam proses pembangunan pendidikan dan kebudayaan di tanah air. Kita masih dihadapkan pada kompleksitas masalah guru dan tenaga kependidikan.

Dijelaskannya, bahwa pembangunan pendidikan dan kebudayaan dalam rangka penguatan sumberdaya manusia yang berkualitas, akan berjalan secara optimal. ''Apabila pemerintah daerah dan segenap pemangku kepentingan yang ada proaktif dan lebih aktif dalam mendorong kemajuan dunia pendidikan,” ujar Edi.

Kepala Disdik Bengkalis menjelaskan bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah memberi perhatian khusus untuk pendidikan di wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal. Bahkan, Kemendikbud memberi perhatian khusus pada pendidikan anak-anak Indonesia yang berada di daerah terluar.


Dukungan Legislatif

Anggota Komisi IV DPRD Bengkalis, Irmi Syakip mengatakan, bahwa pihaknya berharap anggaran pendidikan yang dialokasikan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis dapat menopang peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia.

Dikatakannya, meskipun masih ada saat ini berbagai keterbatasan yang masih ada dalam proses pembangunan pendidikan dan kebudayaan di tanah air. Kita masih dihadapkan pada kompleksitas masalah guru dan tenaga kependidikan.

“Kita juga masih sering menjumpai kasus-kasus yang tidak mencerminkan kemajuan pendidikan, betapapun pemerintah senantiasa responsif dalam memecahkan masalah-masalah tersebut selaras dengan paradigma pendidikan,” ujarnya.


LAMR Bengkalis Menyambut Positif

Sejumlah program Dinas Pendidikan (Disdik) Bengkalis, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan disambut baik oleh tokoh pemuka masyarakat. Sebagaimana disampaikan Ketua DPH LAMR Kabupaten Bengkalis Datuk Sri H Sofyan Said kepada  Riaupotenza.com.

Menurut Datuk Sri Sofyan Said, pembangunan yang dilakukan selama ini oleh Pemkab Bengkalis, dibawah kepimpinan Amril Mukminin sangat dirasakan oleh masyarakat, pemerintah tidak hanya berfokus dalam meningkatkan pembangunan berbentuk fisik saja, seperti tersedianya infastruktur yang layak, ekonomi, kebudayaaan, program unggulan lainmya disamping itu pemerintah juga sangat pemperhatikan pembangunan SDM kependidikan. Salah satu program yang sudah dilaksanakan, adalah bantuan beasiswa yang setiap tahun diberikan Pemkab Bengkalis, seperti bantuan siswa kurang mampu, hingga beasiswa berprestasi dan bantuan beasiswa lainya.

Lebih lanjut dikatakannya,  adanya sejumlah perguruan tinggi (PT) di Bengkalis, seperti Politeknik Negeri Bengkalis, STAIN Bengkalis, AKN Bengkalis dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Bengkalis (STIE) merupakan pondasi dasar, untuk melahirkan generasi berprestasi  di negeri junjungan, dengan tersediannya SDM yang handal. kar/adv