Kepri Internasional Field Archery di Batam

Diutus Sendiri, Pemanah Pelalawan Raih Emas


riaupotenza.com
Pemanah Pelalawan Dedi Susanto M Yunus (tengah) meraih medali emas pada Kepri Internasional Field Archery di Batam.

PANGKALANKERINCI (Riaupotenza.com) - Dedi Susanto M Yunus menorehkan prestasi gemilang diajang memanah berlevel internasional. Meski diutus sendiri, namun archer asal Kabupaten Pelalawan, Riau ini berhasil meraih medali emas pada kejuaraan Internasional Field Archery 2019 di Indah Puri Golf Resort  Batam, Kepri Indonesia.

‘’Alhamdulillahillazi bini'matihi tathimussholihat. Kembali dengan izin Allah Subhanahu wata'la kita dapat meraih prestasi di Kejuaraan Internasional Field Archery di Batam,’’ kata Dedi di Pangkalan Kerinci, Kamis (12/12/2019).

Padahal sebut Dedi, atlet panahan sekaligus coach LaGO’z Archery Club Pangkalan Kerinci, kejuaraan yang telah berakhir beberapa hari lalu hanya dirinya sendiri dari Perpani Pelalawan yang ambil bagian. ‘’Ini event internasioal Field Archery yang pertama kali diadakan di Indonesia. Alhamdulillah saya berhasil meraih medali emas pada kategori Compound,’’ ungkapnya.

Kejuraan pertama kali dilaksanakan di Indonesia ini diikuiti atlet dari berbagai daerah di Indonesia juga Malaysia. ‘’Kejuaraan ini juga diikuti oleh atlit dari Malaysia, DKI Jakarta, Jawa Timur dan lain-lainnya,’’ imbuh Dedi.

Dedi yang juga Ketua Bidang Organisasi dan Pembinaan Prestasi Perpani Pelalawan menyebutkan, pada kejuaraan ini dirinya hanya berangkat sendiri tanpa membawa atlit yang lain. ‘’Kenapa, diantara alasannya karena Field Archery ini hal baru bagi kita khususnya di Pelalawan. Maka kita berangkat ke kejuaraan tersebut dengan maksud ingin belajar langsung bagaimana format pertandingannya dan hal lainnya menyangkut teknis, trik dan lainnya seputar Field Archery,’’ bebernya.

Alasan lain sambung pemanah kategori Compound ini, adalah mengenai biaya. ‘’Masalah dana ini memang cukup berat dan itu sangat kami rasakan pada berbagai even yang atlit-atlit kita ikuti diberbagai kejuraaan. Namun tetap saja bersyukur karena masih ada beberapa pihak yang sering membantu meringankannya.  Semoga Allah Subhanahu wata'la memberikan jalan keluarnya agar kita bisa membawa atlit-atlit kita lebih banyak lagi ke kejuaraan-kejuaraan besar di luar daerah bahkan di luar negeri,’’ harapnya sambil berharap perhatian dari Pemkab Pelalawan terkait pembinaan olahraga sunnah ini kedepan serta pembinaan dari perusahaan-perusahaan swasta yang ada di daerah ini. amr