Suluk Akbar di Rantau Binuang Sakti Kembali Dilaksanakan


riaupotenza.com
Ismail Hamkaz

ROHUL (Riaupotenza.com) - Setelah vakum beberapa tahun, kini kegiatan Suluk Akbar di Rantau Binuang Sakti memperingati hari kelahiran Tuan Guru Syeikh Abdul Wahab Roman Al-kholidi Naqsabandi se Asia Tenggara kembali dilaksanakan.

''Kegiatan suluk akbar ini sedianya telah dilaksanakan 7 tahun yang lalu yakni pada tanggal 17/18 Juni 2013. Namun karena pembangunan rumah suluk yang sudah di syahkan melalui APBD Kabupaten Rohul tidak kunjung di laksanakan pembangunannya, sehingga kegiatan ini ditunda dalam waktu yang tidak di tentukan,'' kata Ismail Hamkaz, tokoh masyarakat Rohul ini yang saat itu sebagai ketua umum pelaksana.

Mantan anggota DPRD Rohul ini menambahkan, terkait acara itu, sehabis sholat Ashar kemarin acara Suluk Akbar kembali digelar. ''Sekitar 200 orang jamaah yang ikut. Suluk ibi berlangsung selama 10 hari, yakni berakhir tanggal 16 Desember 2019,'' kata Ismail Hamkaz hari ini.

Sebagai tokoh masyarakat dan penggerak dari pembangunan kembali tempat kelahiran Tuan Guru Syeikh Abdul Wahab Rokan, mengucapkan alhamdulillah kepada Allah dan terima kasih kepada aeluruh komponen masyarakat di Lubuk kepenuhan dan Pemkab Rokan Hulu, sehingga pembangunan madrasyah suluk yang saat ini akan di tempati sebagai tempat kegiatan suluk akbar bisa berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan ADAB Kesulukan dari Thariqat Naqsabandi dan bisa serta mampu sebagai pusat kegiatan kesulukan di negeri Seribu Suluk ini.

Apalagi daerah kelahiran tuan guru ini telah ditetapkan oleh Pemkab Rohul sebagai wisata Religi di negeri seribu suluk.

Kedepan yang perlu kita lakukan evaluasi secara menyeluruh sehingga kegiatan suluk ini menjadi agenda tahunan di Rohul, seperti yang dilaksankan di besilam langkat, Sumatera Utara.

''Kita sudah mendalat restu dari tuan guru Syeikh Hasyil Al syarwani (Alm), beliau menyatakan sekali di Besilam (Haul) sekali di Rantau Binuang Sakti (hari kelahiran),'' ungkapnya. rls/rpz