Dua Kandidat Daftar ke PKB


riaupotenza.com
Dua balon kepala daerah mendaftarkan diri ke PKB masing-masing Kasmarni dan Maulana Chatib Kendro mengembalikan formulir, Rabu (4/12/2019) di kantor DPC PKB Bengkalis.(sukardi)

BENGKALIS (Riaupotenza.com) - Sejak dibukanya penjaringan Bakal Calon (Balon) Kepala Daerah 2021-2026 di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bengkalis, sudah dua Balon yang mendaftar dan mengembalikan berkas formulir pendaftaran. Dua Balon itu, Kasmarni dan Maulana Chatib Kendro.

Balon kepala daerah ini, telah siap bertarung di Pilkada 2020 mendatang.  Sementara itu, enam formulir pendaftaran masih belum kembalikan.

“Dari delapan yang mengambilkan formulir ini, dua pendaftar sudah mengembalikan formulir. Pendaftar yang mengembalikan formulir diantaranya  Istri Bupati Bengkalis Kasmarni dan Maulana Chatib Kendro mantan Caleg Provinsi dari partai PKB,” ungkap Ketua Tim Penjaringan Surya Budiman, Rabu (4/12/2019).

Penyerahan formulir pendaftaran Kasmarni diwakili oleh timnya Suib Idris dan Zikro. Formulir ini diterima langsung oleh Ketua DPC PKB Bengkalis Misliadi di posko penjaringan kantor PKB Bengkalis, Rabu (4/12/2019) siang. 

Usai penyerahan berkas Suib Idris mengatakan, pendaftaran Kasmarni pada penjaringan bakal calon bupati Bengkalis melalui PKB merupakan suat yang khusus. Dimana misi Kasmarni yang ingin membangun Bengkalis maju dan Bermarwah sejalan dengan tema penjaringan PKB yakni sahabat perjuangan rakyat.

"Kita harap PKB bersama Kasmarni nantinya bisa saling merangkul untuk mewujudkan misinya ini," terang Suib. 

Pendaftaran penjaringan kali ini merupakan partai ketujuh yang diikuti Istri Bupati Bengkalis. Dimana saat ini Kasmarni bersama tim sedang membangun komunikasi dengan ketujuh partai ini agar bisa mendapatkan rekomendasi.

"Kita masih menunggu keputusan partai, karena sebagian besar partai yang kemarin membuka pendaftaran saat ini berkas pendaftaran susah sampai ketingkat DPP partai masing masing. Kita tunggu pengumuman rekomendasi dari masing masing partai, karena memiliki kebijakan masing masing kapan pengumumannya," terang Suib. kar