Korban DBD Makin Banyak, DPRD Nilai Diskes Kuansing Lamban


riaupotenza.com
Fedrios

KUANSING (Riaupotenza.com) - DPRD Kuansing menilai Dinas Kesehatan lamban, dalam menyikapi wabah Demam Berdarah Degue atau DBD yang menimpa sejumlah wilayah di Kuansing. Hal itu ditegaskan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kuansing, Fedrios Gusni saat dihubungi awak media Jumat siang.

Dikatakan Fedrios, dari laporan masyarakat yang di terima pihaknya, ada beberapa desa di kecamatan Benai yang beberapa warganya positif terjangkit DBD. Desa tersebut antara lain Kelurahan Benai, Benai Kecil, Siberakun dan Simandolak, terang Fedrios.

Namun anehnya, setakad ini belum ada langkah kongkrit dari Dinas Kesehatan untuk mengatasi kondisi yang terjadi, ujar Anggota Komisi III DPRD Kuansing itu.

Mestinya Diskes menyatakan Kondisi Luar Biasa atau KLB, karena sudah banyak pasien dan desa yang terjangkit. Selanjutnya dilakukan fogging, agar penyebaran nyamuk tidak meluas.

Namun sejauh ini, tindakan itu belum.ada sama sekali. Kalau mungkin tidak tersedia anggaran, mestinya minta bantu ke Diskes Riau atau mungkin pemkab Kuansing bisa menggunakan dana tanggap darurat, karena ini kan bencana.

Maka sangat kita sayangkan, lamban nya langkah yang dilakukan Diskes terkait kondisi ini, pungkas nya. Padahal beberapa hari lalu, Ketua Komisi III DPRD Kuansing Romi Alfisyah Putra SE juga sudah menyampaikan hal yang sama.

Kalau memang tidak ada keseriusan Pemkab Kuansing, khususnya Dinas Kesehatan menyikapi kondisi ini, maka saya akan rekomendasi kan kepada Pimpinan DPRD melalui Komisi III, untuk memanggil Diskes guna kita dengar tanggapannya. ''Pihaknya berharap, tidak jatuh korban jiwa akibat bahaya DBD ini,'' ungkapnya. ped