Mempesonanya Dua Objek Wisata Di Hulu Kuantan


riaupotenza.com
Indra Suandy

KUANSING (Riaupotenza.com) - Dua tempat objek wisata di Kecamatan Hulu Kuantan akan menjadi kebanggan Kabupaten Kuantan Singingi di masa yang akan datang.

Kedua objek wisata Itu yakni Air Terjun Tujuh Tingkat atau yang di kenal dengan Batang Koban dan Objek wisata Air Panas yang keduanya terletak di kecamatan Hulu kuantan, Kuansing.

Kepala Dinas Pariwisata Kuansing,  Indra Suandy ketika dikonfirmasi Riaupotenza.com, Senin (18/11/2019) mengatakan, di tahun 2019 ini di objek wisata Batang Koban sedang dibangun dermaga dan sudah hampir siap. Sementara untuk objek wisata Air Panas Sungai Pinang di tahun 2020 ini mendapat dana yang luar biasa dari pemerintah pusat.

''Objek pariwisata Air Panas terletak di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Hulu Kuantan akan dikembangkan. Objek wisata ini diharapkan menjadi salahsatu wisata unggulan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing),'' jelasnya.

Anggaran pembuatan turap dan perbaikan air panas Sungai Pinang sendiri sudah dianggarkan di dinas  PUPR tahun 2020 sebesar Rp3 miliar. Kendati demikian pihak PUPR masih menunggu desain dan perencanaan pembangunan dari Dinas Pariwisata Kuansing.

Membahas terhadap desain rencana pembangunan air panas itulah, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kuansing mengundang pihak konsultan perencana yang pengembangan objek wisata sumur air panas Sungai Pinang yaitu CV Cipta Rekayasa Arsitektur untuk memaparkan hasil desain perencanaan yang telah dibuatnya dihadapan Bupati Kuansing Mursini.

Bersama Sekda Dianto Mampanini, Kadis Pariwisata Indra Suandy beserta jajaran, Kabid Sumber Air Dinas PUPR Kuansing Febri Senin (11/11/2019) bertempat di ruang rapat Bupati Kuansing berharapa hari yang lalu, mendengarkan langsung paparan pihak konsultan perencana CV Cipta Rekayasa Arsitektur Yusmardi terkait pembangunan pengembangan objek wisata air panas ini.

Dari paparan yang disampaikan pihak konsultan, diketahui bahwa selain akan dibangun turap dan perbaikan terhadap kolam sumur air panas yang ada, direncanakan  juga akan dibangun gazebo sebanyak 10 unit, rumah tempat istirahat pengunjung serta penataan lingkungan dengan tetap mempertahan keasriannya.

Setelah mendengarkan pihak konsultan, Bupati Kuansing Mursini menyarankan agar hutan di sekitar air panas tetap dipertahankan agar keasrian lingkungan terjaga. Kemudian, juga agar dibuat jembatan gantung (jembatan akar, red) sebagai penghubung menuju ke keseberang sungai dan tempat berfoto bagi pengunjung yang datang.

"Misalnya dengan membuat rumah pohon. Disini nanti bisa menjadi tempat orang yang ingin mengabadikan kunjungan mereka di sumur air panas tersebut," kata bupati mencontohkan.

Kemudian bupati juga menyarankan agar  tempat peristirahatan bagi pengunjung nanti di pungut retribusi sebagai penambah PAD bagi Pemkab Kuansing nantinya.

Terkait objek wisata Batang Koban akan dibangun melalui dana alokasi khusus (DAK) kementrian Pariwisata, tahun 2020 mendatang bakal dibangun dua unit kegiatan penunjang sektor pariwisata kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.

Kata indra, untuk penunjang objek wisata air terjun Tujuh Tingkat Batang Koban berupa pembangunan dermaga keberangkatan di Desa Lubuk Ambacang.

“Kalau dermaga kedatangan sudah dibangun dari dana APBD, dana keberangkatan dari dana DAK,” ujarnya.

Menurut Indra Suady, pemerintah serius membenahi objek wisata guna menuju Kuantan Singingi sebagai daerah pariwisata, dan ini sudah tertuang dalam RPJMD Kuansing di bawah kepemimpinan H Mursini dan H Halim.

"Kita ingin memastikan Proyek pembangunan yang bersumber dari APBN, dan APBD ini terselesaikan dengan baik serta tepat waktu", harapnya.

Pembangunan yang bersumber  dari APBN, adalah Gasebo sebanyak 40 unit dan 40 MKC, pada tahun anggaran 2018 masing-masing 14 unit. Kemudian pembangunan Dermaga merupakan sumber dana APBD Kuansing tahun 2018.

Kedepan kita akan berkomunikasi dengan OPD Perhubungan guna pemasangan rambu jalan, seperti dari simpang Pasar Lubuk Jambi menuju Desa Lubuk Ambacang di sana akan di beri rambu-rambu menuju kawasan objek wisata air terjun 7 tingkat Batang Koban, serta di lokasi di berikan juga rambu-rambu disetiap tingkat air terjun, seperti tingkat pertama sampai tingkat ke tujuh, janjinya.

Sekda juga mengakatakan, karena menuju objek wisata saat ini mengunakan alat transportasi air (Speadboat) maka akan di atur melalui Perda mengenai ongkos transportasi,  dimana kajiannya juga harus mendatangkan PAD untuk daerah kita, sehingga pengelola alat transportasi air ini bisa menyeragamkan harga, diharapkan masyarakat atau para pengunjung tidak merasa terbebani. adv