Saat Ditangkap, Pengedar Sabu Berusaha Kabur, Untung Tak Ditembak


riaupotenza.com

PINGGIR (Riaupotenza.com) - Aksi warga Desa Tengganau berinisial HH (30) ini akhirnya tercium petugas kepolisian. Karena sering melakukan transaksi narkoba jenis sabu-sabu, pria berambut gondrong inipun ditangkap, Jumat (15/11/2019) sekitar pukul 13.00 WIB di Jalan Lintas Pekanbaru-Duri dibengkel ban Sinaga. 

Kapolres Bengkalis, AKBP Sigit Adiwuryanto melalui Kapolsek Pinggir, Kompol Firman V W A Sianipar ketika dikonfirmasi wartawan, Sabtu (16/11/2019) mengatakan, kronologis penangkapan pelaku berdasarkan laporan dari warga setempat bahwa daerah Desa Tengganau sering terjadi transaksi Narkoba. Mendapat informasi tersebut team opsnal polsek segera melakukan penyelidikan diseputaran Desa Tengganau dan sekitar pukul 16.00 WIB, tim opsnal menemukan seorang laki-laki yang sedang berdiri di TKP yang sangat mencurigakan gerak geriknya.

Selanjutnya tim opsnal segera melakukan tindakan penangkapan terhadap orang tersebut, dan saat tim akan melakukan penangkapan, tersangka berusaha melarikan diri, namun berhasil ditangkap oleh team opsnal. 

Selanjutnya tim opsnal menemukan barang bukti berupa Narkotika jenis Sabu sebanyak 1 (satu) paket yang ada ditangan sebelah kiri tersangka. Kemudian tim melakukan interogasi terhadap tersangka, dan tersangka mengaku bernama HH dan bahwa barang bukti Narkotika jenis Sabu yang ada pada tersangka tersebut adalah miliknya yang baru saja dibeli dari AS. 

Kemudian tim opsnal melakukan pengembangan untuk mencari AS (DPO) namun tidak berhasil ditemukan. Selanjutnya tim opsnal membawa dan mengamankan tersangka HH dan barang bukti ke Polsek Pinggir guna dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan tuntas.

Barang Bukti yang berhasil diamankan saru paket Narkotika jenis Sabu yang dibungkus didalam plastik bening dengan berat kotor +- 0.28 Gram dan 1 Unit Hand phone Merk Hammer. 

Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (1) Jo pasal 112 ayat (1)1 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. mat.