Catat !!! Pendaftaran CPNS Berlangsung Dua Pekan


riaupotenza.com
Ilustrasi. Net

PEKANBARU (Riaupotenza.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi membuka pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 mulai Kamis (14/11/2019). Para pelamar sudah dapat melakukan pendaftaran secara online. 

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi mengatakan, para pelamar CPNS sudah dapat mendaftar sejak Kamis dini hari, mulai pukul 00.00 WIB.

"Untuk pendaftaran memang sudah kita buka sejak dinihari tadi. Para pelamar CPNS sudah bisa mulai mendaftar," kata Masykur Tarmizi, hari ini.

Dijelaskan Tarmizi, untuk proses pendaftaran seleksi CPNS 2019 di lingkungan Pemko Pekanbaru akan berlangsung selama dua pekan. Para pelamar dapat mendaftar sampai tanggal 28 November 2019 mendatang. 

Dengan waktu pendaftaran yang cukup lama, Dikatakan Masykur, para pelamar masih dapat melengkapi persyaratan administrasi yang masih belum terpenuhi. Karena kurun waktu pendaftaran cukup panjang. 

"Waktu pendaftaran sampai 28 November besok. Sekitar dua minggu lah, bisa pelamar untuk melengkapi berkas mereka yang kurang," terang Masykur. 

Para pelamar dapat melakukan pendaftaran secara online di laman http://sscasn.bkn.go.id. sementara untuk pengumuman hasil seleksi administrasi, akan diumumkan pada bulan Desember 2019 mendatang.

Untuk pengumuman hasil seleksi, para pelamar dapat memantaunya di http://bkpsdm.pekanbaru.go.id. 

"Nanti para pelamar yang sudah mendaftar, bisa memantau hasil seleksi di website Bkpsdm. Itu pengumuman akan diumumkan pada Desember nanti," jelas Masykur. 

Untuk rangkaian rangkaian seleksi dan tes kompetensi dasar dan kompetensi bidang, dijadwalkan akan diselenggarakan pada tahun depan. Tepatnya pada Februari sampai Maret 2020.

Pemko Pekanbaru mendapatkan kuota 346 formasi dari pemerintah pusat. Jumlah formasi terbanyak diperuntukkan untuk tenaga pendidik, yaitu mencapai 235 orang.

Untuk formasi Guru SMP sebanyak 69 orang, Guru SD 166 orang, Tenaga teknis sebanyak 87 orang dan tenaga kesehatan sebanyak 24 orang. Selain itu juga disediakan 7 formasi bagi penyandang disabilitas bagi kaum tuna daksa atau mereka yang memiliki gangguan gerak akibat kelainan tulang atau bawaan lahir. Diantaranya, tiga untuk mengisi formasi guru, dua formasi kesehatan dan dua lagi formasi teknis. rpz