Kejuaraan Internasional di Malaysia, Pemanah Pelalawan Rebut 2 Perunggu


riaupotenza.com
Empat atlit panahan Pelalawan yang tergabung Tim Riau Indonesia Archery United (Riau) saat berada di Muzium Diraja Istana Negara Kuala Lumpur, Malaysia.

PANGKALANKERINCI (Riaupotenza.com) - Tak ada istilah tangan kosong untuk atlit panahan Kabupaten Pelalawan. Tak hanya di dalam negeri mengukit prestasi, ditingkat internasional juga mampu meraih hasil yang terbaik. Di ajang Kejohanan Memanah Piala YDP BKM DBKL ke-52 di Muzium Diraja Istana Negara Kuala Lumpur Malaysia, atlit panahan berhasil meraih 12 medali, 3 diantaranya perunggu.

‘’Alhamdulillah dengan izin Allah Subhanahu wataala 4 orang atlit Pelalawan berhasil menyumbang 2 medali perunggu dari 12 medali yang diraih pada kejuaraan internasional di Kuala Lumpur Malaysia itu,’’ kata Coach LaGO’Z Archery Pangkalan Kerinci, Dedi Susanto M Yunus, Kamis (14/11/2019).

Kata dia, pada event yang berlangsung 2-3 Nopember 2019 itu, 4 atlit Pelalawan membawa nama Indonesia yang tergabung  dalam tim Riau Indonesia Archery United (RIAU). ‘’Ini prestasi yang pertama untuk di kancah internasional, atlit kita berhasil mendulang prestasi,’’ imbuhnya sambil menyebutkan kejuaraan di Malaysia ini diikuti 3 negara, yakni Thailand, Indonesia dan Malaysia dengan jumlah peserta 700 an orang diberbagai kategori.

Dedi yang juga atlit panahan Perpani Pelalawan ini menyebutkan, 2 perunggu diraih masing-masing  oleh pemanah Habib Dedi Yunus (SDIT Al-Bayan) di kategori Elimination Round (ER) Recurve Cilik (U-12) Lelaki 30 m dan Deni Andrian (Karyawan PT RAPP) di kategori Elimination Round (ER) Recurve Lelaki 70 m.

‘’Sementara itu kita mendapat 10 medali peringkat lainnya. Karena di kejuaraan ini panitia memberikan apresiasi medali dan sertifikat hingga peringkat 8 besar. Jadilah kita 12 medali, namun yang cukup diperhitungkan tentu medali perunggu,’’ terangnya.

Lebih jauh Dedi menjelaskan, 4 atlit yang berlatih di LaGO’Z Archery yang berhasil mengoleksi medali di Kuala Lumpur masing-masing  Habib Dedi Yunus, Medali Peringkat 5 kategori Qualification Round (QR) Sesi 1 Recurve Cilik (U-12) Lelaki 30 m. Ezua Rasya Putra (SMP Plus Al-Ibanah), kategori Recurve cilik (U-12) Lelaki 30m Qualification Round Sesi 1, Medali Peringkat 4, Sesi 2  Peringkat 5, Total 2 Sesi : Peringkat 4 dan Elimination Round: Peringkat 6.

Lalu Deni Andrian yang bertanding pada  kategori Recurve 70 m Lelaki Qualification Round Sesi 1: Peringkat 5, Sesi 2: Peringkat 6, Total 2 Sesi : Peringkat 4 dan  Dedi Susanto: kategori Compound lelaki 50m Qualification Round Sesi 2: Peringkat 8 dan Total 2 Sesi  Peringkat 6.

‘’Kita berharap kedepannya bisa terus mengibarkan bendera merah putih di luar negeri dengan prestasi yang lebih baik lagi,’’ harap Dedi sambil menuturkan terima kasih kepada para donatur diantaranya dari Ketua Perapani Pelalawan Junaidi Purba, ST yang akrab disapa Gope, Akhun, orang tua atlit juga  PT RAPP atas dispensasi  kerja yang diberikan kepada salah seorang atlit yang mengikuti kejohanan tersebut.

‘’Begitu juga terima kasih kepada sekolah Al Bayan dan Al Ibanah atas supportnya,’’ ungkap Dedi.

Terpisah Ketua Perpani Pelalawan, Junaidi Purba ST juga mengapresiasi atas prestasi demi prestasi yang diraih atlit asal Kabupaten Pelalawan. Meski belum begitu lama olahraga sunnah ini muncul di daerah dengan motto Tuah Negeri Seiya Sekata justru telah banyak mengharumkan nama Pelalawan. Baik ditingkat lokal, nasional hingga level internasional.

‘’Sejauh ini kami cukup bangga dengan prestasi-prestasi yang dicapai atlit panahan Pelalawan. Meski masih baru dan masih banyak kekurangan, tapi mampu menunjukkan eksistensinya. Semua pihak yang terlibat tentunya kita dukungannya yang kontinyu. Begitu pula Pemkab Pelalawan hendaknya tak hanya melirik tapi ikut langsung memajukan dan memasyarakat olahraga sunnah ini hingga ke pelosok desa. Mari sama-sama kita berjuang untuk panahan. Saya yakin masih banyak bibit yang belum tergali yang menunggu pembinaan kita bersama,’’ kata Gope yang juga salah seorang legislator di DPRD Pelalawan ini.

‘’Kepada para atlit juga pelatih tentunya teruslah giat berlatih dan jangan merasa puas dulu dengan pencapaian saat ini dan berkomitmen untuk menjadi terbaik lagi,’’ ungkapnya. amr