Benang Kusut Kursi Wabub, Penegasan Tak Ada yang Gratis Dalam Politik


riaupotenza.com
Ilustrasi. Net

BANGKINANG (Riaupotenza com) - Hampir setahun kursi Wakil Bupati Kampar kosong pasca ditinggal Catur Sugeng Susanto yang naik menjadi Bupati.

Hingga kini, partai koalisi belum menemui kata sepakat tentang siapa dua nama calon yang akan mereka sodorkan ke bupati, untuk selanjutnya  akan dikirim ke DPRD.

Repol, Sekretaris Partai Golkar saat ditanya mengenai sejauh mana perundingan antar koalisi soal calon wakil bupati menyebut, hingga kini Golkar bersama mitra koalisi belum menemui titik temu tentang 2 nama yang akan disodorkan ke bupati.

''Belum. Dua nama belum disepakati. Masih di tahap nama-nama di masing-masing partai koalisi,'' ungkap Repol.

Menyoal rumitnya proses pencarian 1 nama untuk menempati kursi Wakil Bupati Kampar ini, seorang warga yang kami temui di Bangkinang Kota menyebut proses ini tidak ubahnya seperti mengurai benang kusut.

Selain mengumpamakan dengan mengurai benang kusut, proses ini juga disebutnya sebagai tanda bahwa dalam politik tidak ada yang gratis. ''Semua ada harganya,'' ucap dia.

Dalam politik, kata dia, tidak ada kawan yang abadi lalu sama halnya tidak akan ada musuh yang abadi. ''Semua ukurannya kepentingan. Bersama karena kepentingan, berseberangan juga karena kepentingan,'' ungkapnya. naz