Yayasan Pendidikan Humairoh Riau Terpilih Sebagai Sekolah Ramah Anak


riaupotenza.com
Ketua Yayasan Humairoh, Seto Biantoro didampingi Kepala Sekolah TK Humairoh pusat Susilawati SAg foto bersama Kapten Daswat danramil 06 Siak Hulu kodim 0313/KPR dan Bhabinsa

PEKANBARU (Riaupotenza.com) - Taman Kanak-kanak (TK) Humairoh Pusat mendeklarasi Sekolah Ramah Anak dengan menyelenggarakan kegiatan sehari belajar di luar kelas. Selain itu juga dengan pengucapan ikrar pelantikan tim Sekolah Ramah Anak, Kamis (7/11/2019).

Dengan deklarasi ini, sekolah tersebut berkomitmen untuk lebih fokus dalam pendekatan psikologis anak, dan berjanji meminimalisir masalah-masalah yang rentan terjadi terhadap anak.

Sekolah yang beralamat di Jalan Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kecamatan Kampar ini dibawah Yayasan Pendidikan Humairoh Riau Seto Biantoro, Saat dijumpai wartawan mengatakan, tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan apresiasi kepada anak didiknya, dalam penjamin dan pemenuhan hak-hak hidup anak tanpa diskriminasi, kepentingan serta bentuk penghargaan terhadap anak.

Kegiatan ini dimulai pukul 07 : 30 WIB sampai dengan selesai yang diikuti seluruh anak didik TK Humairoh dengan dihadiri Kepala Puskesmas Siak Hulu, Danramil, Korwil Dinas Dikpora, Kepala Desa Kubang Jaya, Babinsa, Mepala Dusun, Ketua IGTK, Pengawas, RT 02, RW 04 dan orang tua murid.

Sementara itu, Kepala TK Humairoh Pusat Susilawati SAg menambahkan sekolahnya terus berusaha menciptakan kenyamanan bagi siswa sesuai prinsip Sekolah Ramah Anak.

“Kami sudah menerapkan prinsip-prinsip sekolah ramah anak dengan menyediakan wadah yang menyenangkan bagi anak. Hal tersebut sudah kita terapkan dalam pembelajaran." jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Kapten Daswat dari Danramil mengatakan, bahwa kegiatan ini sangat bagus untuk membentuk karakter dan tumbuh kembang anak.

"Saya berharap juga kita dapat menunjukan loyalitas, dedikasi kita dalam rangka mendidik anak-anak yang memang menjadi tanggung kita dalam satuan pendidikan. Saya melihat anak-anak sangat senang dan antusias dalam mengikuti kegiataan yang dipandu guru gurunya," katanya.

Adapun agenda yang dilaksanakan meliputi menyanyikan lagu Indonesia Raya, cuci tangan sebelum makan, membaca buku 15 menit, simulasi evakuasi bencana alam, senam Germas, tepuk yel- yel sekolah ramah anak, deklarasi sekolah ramah anak dan pelantikan Sekolah ramah anak.

Seto Biantoro berharap dengan adanya sekolah ramah anak ini tidak ada lagi tindak kekerasan dan diskriminasi yang menyebabkan anak-anak murung dan tidak berkembang. Adapun prinsip-prinsip penyelenggaraan sekolah ramah anak yang harus diterapkan, di antaranya sekolah dituntut mampu menjadi media pembelajaran bagi siswa, tidak sekedar tempat belajar, tetapi juga sebagai wadah tumbuh kembang anak. rim