Terbengkalai, Ruangan Kepsek Juga Jadi Tempat Kencan Remaja


riaupotenza.com
Begini kondisi bangunan ruangan Kepsek dan Majlis Guru SMPN 5 Ukui tak rampung karena ditinggal kontraktor.

UKUI (Riaupotenza.com) - Pembangunan ruangan kepala sekolah dan majlis guru SMPN 5 Ukui tak kunjung selesai dibangun. Bahkan, sudah 4 tahun bangunan tersebebut terbengkalai setelah ditinggal kontraktor. Tidak diketahui penyebab pasti, namun dikhawatirkan bangunan akan lapuk terpapar hujan dan panas. Ironisnya lagi, bangunan itu menjadi lokasi kencam remaja.

‘’Bangunan ruangan Kepsek dan Majlis Guru SMPN 05 Ukui sudah dibangun sejak tahun 2015 lalu. Kan sudah 4 tahun kurang lebih. Tapi tak bisa digunakan, karena pembangunannya tak selesai. Kalau malam hari jadi lokasi pacaran remaja,’’ kata Rudi, penjaga sekolah yang ada di Desa Bukit Gajah Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau menyampaikan kerisauannya terhadap kelanjutan pembangunan sekolah tersebut, Ahad (29/9/2019).

‘’Sampai saat ini tidak tahu ujung pangkalnya. Karena sampai sekarang belum ada titik terang kapan akan dilanjutkan pembangunannya,’’ imbuhnya lagi.

Karena mengingat waktu yang cukup panjang untuk merampungkan pembangunan, tapi tidak selesai sambung Rudi pihak sekolah dan masyarakat khawatir bangunan tersebut rusak sebelum dapat dimanfaatkan.  ‘’Dikuatirkan kusen jendela dan kusen pintunya lama kelamaan akan lapuk kena panas dan kehujanan,’’ ungkapnya sambil menyebutkan kondisi bangunan diperparah karena digunakan remaja untuk berkencam di malam hari karena kondisi bangunan bolong semua seperti kaca jendela dan pintu belum terpasang.

‘’Pembangunannya menggunakan dana APBD 2015 lalu. Tapi sayang warga sini tidak tahu siapa pemborongnya. Apalagi papan namanya tidak pernah dipasang oleh pemborong tersebut. Sungguh sangat disayangkan kantor kepsek yamg baru dibangun itu tidak bisa dipergunakan. Padahal kantor itu sangat kita perlukan,’’ ungkap terpisah Ketua Komite Pariyono di tempat terpisah.

‘’Kami berharap Pemkab Pelalawan melalui Disdik  Kabupaten Pelalawan atau anggota DPRD Pelalawan dapat mencarikan solusinya yang terbaik,’’ ujar Ketua Komite berharap apalagi sudah terbengkalai bertahun-tahun. amr