Warga Minta Pemda Bagikan Masker Standard dan Oksigen


riaupotenza.com
Tim Relawan saat memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak asap.

PANGKALANKERINCI (Riaupotenza.com) - Kondisi asap makin parah. Udara tak sedap itu dihirup oleh ratusan ribu jiwa sejak lebih sebulan terakhir. Karena sudah mengancam kesehatan, warga pun berharap agar pemerintah dan pihak swasta yang ada didaerah ini membagikan masker standar. Tak hanya itu, karena pencemaran udara yang tinggi, waga juga minta oksigen mini pengganti udara segar.

‘’Harusnya Pemkab, Pemprov dan pusat membagikan masker standar untuk masyarakat dengan dana tanggap darurat,’’ kata Dedi Azwandi, warga Pangkalan Kerinci, Ahad (22/9/2019).

Masker standar N95 lanjut Dedi memang sangat dibutuhkan untuk saat ini mengingat kondisi asap yang makin tebal sebagai menangkal partikel berbahaya dari asap yang sudah masuk sampai ke rumah-rumah ini.

‘’Alhamdulillah sekarang ini, tak hanya pemerintah tapi juga perusahaan yang membagikan masker biasa. Tentu lazimnya untuk sekali pakai dan harus ganti masker lagi. Sementara pembagian masker di jalan sudah mulai sepi. Padahal kabut asap makin mengganas,’’,ujarnya.

Tak hanya masker standar lanjut Dedi Azwandi yang tergabung dalam relawan Tagana serta pelayanan kesehatan gratis bersama Baznas Pusat dan Baznar Kabupaten Pelalawan, Asiosiasi Medis Islam Indonesia, Sedekrah Rombongan (SR) dan pihak lainya, warga juga berharap Oksigen portable. 

‘’Udara kita sudah berbahaya. Tak ada ruang kosong bersih, kecuali di ruangan ber AC atau pakai masker standar sebagai proteksi agar tak langsung terpapar asap. Jadi, oksigen mini portable ini dibutuhkan, terutama untuk balita dan orang yang memang rentan. Kami relawan di lapangan tak ada untuk membelinya. Kami relawan Cuma ada tenaga,’’ paparnya yang mengaku ikut sedih melihat anak-anak dan orang tua dengan kondisis sesak nafas, muntaber dan berbagai penyakit lainnya saat berkeliling dengan tim memberikan pelayanan kesehatan.

Selain pemerintah lanjut dia berharap, perusahaan-perusahaan besar yang mengeruk banyak keuntungan dari Kabupaten Pelalawan juga hendaknya ikut berkontribusi langsung. ‘’Terutama saat ini ya item tadi, makser standar yang boleh dikatakan berat bisa dibeli oleh masyarakat dan oksigen tabung mini,’’ pungkas berharap. amr