Laut Tertutup Asap, Speedboat Batam-Kuala Kampar Kandas di Tebing


riaupotenza.com

KUALAKAMPAR (Riaupotenza.com) - Gara-gara terbatasnya jarak pandang yang tertutup asap, speedboat dari Batam, Kepri menuju Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan kandas setelah menabrak tebing. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tapi penumpang terpaksa berjalan kaki di pantai menembus asap menuju darat. 

''Penyebab asap tebal pekat. Orang speedboat ngaku jarak pandang lebih kurang 15 meter saja. Karena GPS juga tak terbaca jadi nabrak tebing dan kandas,'' kata Dedi Azwandi warga Kuala Kampar di Pangkalan Kerinci, Kamis (19/9/2019). 

Menurut Dedi, kejadian yang membuat lebih kurang 50 penumpang speedboat Rizki kalang kabut itu terjadi kurang lebih setelah waktu sholat Ashar, Rabu (18/9/2019) sore. 

Ketika itu, boat laju dengan puluhan penumpang dalam perjalanan menuju pelabuhan penumpang Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Kuala Kampar. 

''Speedboat Rizki ini dari Batam mau balek ke Penyalai. Namun sekitar 15 menit lagi sampai, asap akibat Karhutla sangat pekat. Sampai-sampai jarak pandang lebih kurang 15 meter lagi. Jadi, macam mana lah pandangan kapten terbatas tiba-tiba sudah kandas saja telajak di pantai,'' bebernya. 

Karena kuatir asap yang makin tebal, puluhan penumpang akhirnya turun ke pantai dan berjalan kaki menuju jembatan parit I. ''Alhamdulillah setelah jalan kaki tepi pantai penumpang pun sampai dengan jembatan yang agak kurang asapnya sambil menunggu dijemput,'' ungkapnya sambil menyebutkan Kepala Syahbandar Kuala Kampar juga ikut bersama speedboat Rizki yang kandas sore itu. amr