Kasus Tersangka 40 Kg Ganja Masih Penyempurnaan Dakwaan


riaupotenza.com
Farkhan SH

BAGANSIAPIAPI (Riaupotenza.com) - Terkait dugaan adanya perkara narkotika jenis daun ganja kering yang mandek di Kejari Rohil, hal ini tidak benar. Pasalnya, saat ini perkara kedua tersangka 40 kilogram ganja ini masih dalam tahap penyempurnaan surat dakwaan. 

Sepasang kekasih atas nama Wahyu Effendi (34) dan Nanda Sulistiani (36) ini awalnya ditangkap oleh Satres Narkoba Polres Rohil pada tanggal 4 April lalu. Kendati dalam perkaranya terjadi beberapa kali perpanjangan penahanan demi kepentingan kelengkapan berkas untuk persidangan. 

Kajari Rohil Gaos Wicaksono SH MH melalui Kasi Intel Farkhan Junaedi SH menjelaskan, mengapa hingga sampai saat ini belum dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Rohil, karena pihaknya masih membutuhkan waktu untuk penyempurnaan berkas. 

Dikatakan Farkhan, adapun kendala dalam perkara ini selain menyempurnakan surat dakwaan, juga karena perihal teknis lainnya. Yang jelas apa yang dilakuka  Kerjari dalam ini tidak melanggar aturan. 

"Jaksa juga butuh waktu untuk melengkapi dakwaan, maka dilakukan perpanjangan sesuai dengan aturan yang berlaku. Secara administrasi tidak ada yang salah, karena perpanjangan jaksa sesuai dengan Pasal 25 ayat 1 selama 20 hari, kemudian perpanjangan PN sesuai pasal 25 ayat 2, selama 30 hari, habis ini kita bisa perpanjang lagi sesuai pasal 29 ayat 2 selama 60 hari. Total 3 bulan 20 hari itu limitnya," paparnya. 

Yang jelas, lanjutnya, syarat bisa diperpanjangnya perkara ini adalah apabila ancaman terdakwa diatas sembilan tahun. Apabila masih diperlukan dan butuh waktu maka bisa diperpanjang kembali. 

"Artinya, kami tidak ada upaya menghentikan perkara ini apalagi mandek atau mengendap di Kejari Rohil. Yang jelas tidak ada pelanggaran yang terjadi. Bahkan, dalam waktu dekat akan segera kita limpahkan ke PN untuk disidangkan," ujarnya. 

Kedua tersangka dikenakan dengan Pasal 111 ayat 2 jo, 114 ayat 2 jo dan pasal 132 UU RI nomor 35 tahun 2009 yang mengancam hukuman mati kepada tersangka dan paling sedikit 20 tahun penjara. iin