Dugaan Korupsi UED SP Bukit Batu Rp1,8 Miliar

Jaksa Periksa Pejabat DPMD Bengkalis


riaupotenza.com
Kasi Pidsus Kejari Bengkalis, Agung Irawan SH saat diwawancarai wartawan

BENGKALIS (Riaupotenza.com) - Kejaksaan Negeri Bengkalis terus mendalami kasus dugaan korupsi anggaran Usaha Ekonomi Desa (UED) SP di Desa Bukit Batu, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Riau sebesar Rp1,8 miliar. Untuk mencari tersangka dugaan penyelewengan itu, sejumlah saksi diperiksa, Senin (9/9/2019).

Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis, Heru Winoto SH melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Bengkalis, Agung Irawan SH mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi hari ini.

Guna untuk mengumpulkan serta memperoleh dan mencari mekanisme penyaluran anggaran UED SP tersebut. “Iya , tadi kepala bidang di DPMD Bengkalis sudah dilakukan pemeriksaan tim penyidik Pidsus. Untuk perkara desa Bukit Batu,” jelas Agung Irawan.

Kasi Pidsus mengatakan, bahwa keterangan terhadap saksi tadinya tentunya sangat membantu tim penyidik dalam penanganan perkara dugaan penyelewengan UED SP sejak tahun 2017 hingga 2019 mencapai Rp1,8 miliar ini.

“Tentunya proses ini memasuki babak baru, dalam penanganan perkara yang saat ini sedang didalami. Tentunya apa yang tim penyidik butuhkan dapat diperoleh secara utuh, intinya kita masih terus mendalami perkara ini sesuai menjadi target kita,” tegas Agung.

Diakuinya, pemanggilan sejumlah saksi terus ditingkatkan setelah ini. Tim penyidik akan melakukan pemanggilan terhadap Kepala desa Bukit Batu dan aparatur UED SP Desa Bukit Batu.

“Iya, besok jadwal pemeriksaan kepala desa Bukit Batu untuk dimintai keterangan,” ujar Agung singkat. rpz