Diperiksa KPK, Azwan Ngaku Nganggarkan Dana Proyek Jembatan WFC


riaupotenza.com
Azwan usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK di Mapolres Kampar.

BANGKINANG (Riaupotenza.com) - Azwan, mantan Kepala Bappeda Kabupaten Kabupaten juga diperiksa KPK dalam kasus dugaan korupsi Jembatan Waterfront City (WFC) Bangkinang, Kamis (5/9/2019).

Datang dengan mengenakan baju batik sambil menenteng map hijau, Azwan memasuki gedung serbaguna Polres Kampar, tempat pemeriksaan pada pukul 13.40 Wib.

Pada pukul 15.40 Wib, Azwan selesai menjalani pemeriksaan. saat hendak  menuju mobil, Azwan dicegat belasan wartawan yang telah sejak pagi menantinya. ''Saya datang untuk melengkapi data saja,'' ujar Azwan.

Azwan mengatakan, dirinya diperiksa untuk dua tersangka yang telah  lebih dulu ditetapkan tersangka oleh KPK dalam kasus ini.

''Kalau sama Adnan saya kenal betul. Kalau satu tersangka lagi saya tidak kenal,'' ujar Azwan.

Azwan sebagai Ketua Bappeda kala itu, mengatakan, dirinya hanya menganggarkan berapa uang yang dibutuhkan untuk proyek ini. ''Kalau masalah teknis ndak kami. Itu PU,'' ucap Azwan lagi.

Dari pengakuan Azwan, dirinya sudah dua kali diperiksa dalam kasus yang telah membelit ADN ini. 

Selain Azwan, Zaini Dahlan, mantan Sekretaris PUPR Kampar masuk ruang pemeriksaan beberapa saat dibelakang Azwan. Beberapa orang ASN di Dinas PUPR juga telah  dimintai keterangan sejak pagi.

Tepat pada 14 Maret 2019 yang lalu, dalam kasus dugaan korupsi Jembatan WFC Bangkinang ini, KPK telah menetapkan ADN sebagai tersangka bersama seorang pihak swasta. ADN merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk proyek yang menghabiskan uang rakyat  sebesar Rp132 miliar ini. naz