MUI Ajak Pelajar dan Guru Hijrah


riaupotenza.com
Ketua MUI Kabupaten Pelalawan bersama majlis guru dan ratusan pelajar sempena peringatan pergantian Tahun Baru Islam.

PANGKALANKERINCI (Riaupotenza.com) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pelalawan mengajak umat beragama, khususnya umat Islam untuk hijrah kearah yang lebih baik. Khusus pelajar selain taat kepada Allah dan Rasul-Nya serta berbakti kepada orang tuanya juga berprestasi dalam belajar. 

Hal ini disampaikan Ketua Umum MUI Kabupaten Pelalawan, H Iswadi M Yazid Lc MA, dalam tausiyah semarak tahun baru Islam Muharram 1441 Hijriyah yang dilaksanakan di halaman SDN 013 Pangkalan Kerinci.   

"Momentum Tahun Baru Islam mari kita hijrah menuju kearah yang lebih baik, khususnya siswa meningkatkan prestasinya," kata Iswadi mengajak para guru dan ratusan murid SD, Kamis (5/9/2019). 

Ustadz Iswadi mengatakan, satu kunci dalam berhijrah adalah ada sesuatu yang ditinggalkan yakni kemaksiatan. '' Kemudian ada orientasi tujuan dari yang ditinggalkan. Maka seseorang itu dianggap telah melakukan proses hijrah,'' ungkapnya sambil menyebut adalah tujuan utama hijrah yakni bertambah ketaatan kepada Allah Subhanahu Wa Tal'ala dengan meninggalkan catatan buruk yang selama ini dilakukan. 

Alumni Universitas Al Azhar Kairo, Mesir ini juga  mengajak para tenaga pengajar untuk meningkatkan kualitas pengajaran sehingga dapat menimbulkan akselarasi bagi siswa dalam menelorkan SDM yang unggul. 

Ketua MUI Pelalawan menuturkan, tahun baru Hijriyah ini sejatinya memang memiliki semangat hijrah. Karena, nama Hijriyah itu diambil dari semangat perjuangan Islam yang penuh rintangan dan tantangan. 

''Khususnya saat peristiwa hijrah Nabi Muhammad dari Makkah ke Madinah.  Nama tahun Hijriyah itu tidak diambil dari nama orang atau nama kelahiran Nabi, tapi diambil dari semangat perjuangan Islam," bebernya.    

Demi perjuangan itu, lanjut dia, umat Islam di masa awal perkembangan Islam pun rela menghadapi berbagai masalah. Karena itu, kata dia, momentum tahun baru Hijriyah ini harus bisa membuat umat Islam saat ini lebih dewasa dalam mengatasi berbagai persoalan. 

''Dan kita harus hijrah dari kemungkaran menuju ketaatan, dan hijrah dari kemaksiatan menuju ketaatan, dan hijrah dari ha-hal yang sia-sia seperti halnya kita larut dalam media sosial," paparnya.   

Selain itu, tambah Ustadz Iswadi, kedepannya umat Islam di Indonesia juga harus hijrah dari pertengkaran-pertengkaran yang tidak bermanfaat dan harus hijrah dari perdebatan yang tidak berarti menuju perilaku yang lebih produktif. 

"Kedepan kita menatap masa depan  yang lebih baik dengan perubahan tahun Hijriyah ini," ungkapnya. amr