Ingkari Janji, Majelis Suku Sakai Riau Stop Kendaraan Operasional Perusahaan


riaupotenza.com
Majelis Suku Sakai Riau saat melakukan aksi penyetopan kendaraan operasional sejumlah perusahaan di Jalan Rangau, Simpang Tegar, Desa Petani, Batsol.

DURI (Riaupotenza.com) - Majelis Suku Sakai Riau (MSSR) yang dinakhodai oleh Suhardi ST MM melakukan penyetopan kendaraan operasional sejumlah perusahaan yang beroperasi melakukan pekerjaan di wilayah adat Suku Sakai, Selasa (3/9/2019). 

Aksi penyetopan kendaraan operasional beberapa perusahaan tersebut dilakukan di Jalan Rangau, Simpang Tegar, Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis. Adapun perusahaan-perusahaan yang menjadi target penyetopan tersebut, adalah PT Nawakara Perkasa Nusantara(911), PT Rifansi Dwi Putera, PT Wahana Karsa Swandiri, PT KMI, PT Serco Quality, PT Besmindo, PT Grand Cartech, PT DW, PT PKS dan PT SAM. Ada sekitar 10 perusahaan. 

Pasalnya, sejumlah perusahaan itu tadi telah mengingkari janjinya kepada Majelis Suku Sakai Riau, bahwa mereka akan mengakomodir anak kemenakan Suku Sakai bila mendapatkan pekerjaan diwilayah adat suku Sakai. 

Namun apa nyana, setelah perusahaan-perusahaan itu tadi mendapatkan pekerjaannya, mereka malah lupa dengan janjinya atau perhatian mereka kepada anak kemenakan orang Sakai. Diantaranya seperti, lapangan pekerjaan atupun sumbangsih perusahaan kepada Suku Sakai yang merupakan masyarakat asli di wilayah Kecamatan Mandau dan Kecamatan Bathin Solapan itu.

Aksi penyetopan diduga telah dibocorkan kepada sejumlah perusahaan tersebut. Itu dapat terlihat dari nyaris tak adanya kendaraan operasional dari kesepuluh perusahaan tadi, yang melintas di Jalan Rangau, Simpang Tegar yang menjadi titik aksi dilakukan. Padahal jalan itu merupakan jalur lalu lintas mereka.

"Setelah aksi penyetopan ini, kita dari Majelis Suku Sakai Riau akan menyurati seluruh perusahaan yang berada dibawah naungan PT
Chevron ini. Kenapa? Selama ini mereka mengeruk keuntungan dengan membuka operasional perusahaanya di wilayah adat Suku Saka. Namun, apa kontribusi yang diberikannya kepada anak kemenakan Suku Sakai? Sangat minim, bahkan nyaris tidak ada," kata Ketua Majelis Suku Sakai Riau, Suhardi ST MM melalui Sekertaris, Suhardi SH didampingi Bidang Hukum dan Advokasi, Majelis Suku Sakai Riau, Suibri SH yang juga seorang pengacara ini.

"Itu yang menjadi dasar kita masyarakat Sakai menggugat mereka. Kalau tidak juga ada tanggapan atas aksi yang kita lakukan hari ini. Maka Majelis Sakai Riau akan melakukan aksi dengan pengerahan massa yang lebih besar lagi. Dan mungkin puncaknya kita akan melakukan aksi penutupan objek vital Chevron," tukasnya. maz