Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat Hibah Kemenristekdikti di SD Negeri 18 Pekanbaru


riaupotenza.com
Foto Penyerahan KIT Praktikum IPA SD oleh Tim Hibah DRPM Ristekdikti (Kanan) kepada Kepala sekolah (kiri tengah) dan wakil kepala sekolah (kiri)

PEKANBARU (Riaupotenza.com) - Sebagai bentuk pengabdian masyarakat, dosen program studi S-1 Pendidikan Kimia FKIP Universitas Islam Riau dan dosen program studi Pendidikan Ekonomi STKIP ‘Aisyiah Riau telah melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di SD Negeri 18 Pekanbaru. SD Negeri 18 Pekanbaru ini terletak di jalan kulim no. 73 Kecamatan Senapelan Pekanbaru dengan kepala sekolah Sumarni, S.Pd. Sekolah yang berakreditasi A ini memiliki fasilitas yang memadai yang mungkin belum dimiliki oleh sekolah lain, diantaranya adanya bank sampah, pembuatan pupuk kompos serta rumah jamur. Namun demikian, untuk dapat meningkatkan kualitas sekolah menjadi lebih baik lagi, perlu diberikan beberapa perbaikan, adapun program perbaikan dilakukan melalui kegiatan pengabdian masyarakat program kemitraan masyarakat. Kegiatan pengabdian di SD Negeri 18 Pekanbaru ini diketuai oleh Asyti Febliza, M.Pd dengan anggota dosen Dr. Zul Afdal, M.Pd dan Oktariani, M.Pd yang disponsori oleh DRPM Kemenristekdikti. Program pengabdian PKM ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas guru serta melengkapi sarana laboratorium, manajemen bank sampah dan pembuatan pupuk kompos.  


Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dibuka oleh Ibu Sumarni, S.Pd sebagai kepala sekolah didampingi oleh ibu Suciati, S.Pd selaku wakil kepala sekolah Pada tanggal 18 Juni 2019. Ibu Sumarni, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Tim pengabdian hibah DRPM Ristekdikti atas terpilihnya SD Negeri 18 sebagai penerima bantuan dalam kegiatan pengabdian. Selain itu, Ibu Sumarni, S.Pd juga meminta para guru agar dapat mengikuti program-program yang telah disusun sehingga guru menjadi lebih professional dan mutu sekolah meningkat.


Pelaksanaan program PKM yang dimulai pada bulan Juni 2019 ini akan berkesinambungan hingga bulan September 2019. Program pengabdian ini telah berjalan selama ± 2 bulan. Adapun program-program yang telah dilakukan selama 2 bulan diantaranya dari aspek laboratorium yaitu berupa pemberian KIT Praktikum IPA SD untuk melengkapi sarana labor serta pelatihan Pengelolaan dan Manajemen Laboratorium guna meningkatkan pengetahuan guru, sehingga guru dapat mengelola laboratorium dengan manajemen yang lebih baik dan terkoordinir. Program lainnya yang telah dilakukan yaitu dari aspek Bank Sampah dengan memberikan timbangan serta buku manajemen bank sampah dan keuangan. Selain itu, program pelatihan pembuatan pupuk kompos dengan menggunakan cairan EM4 (effective microorganism) juga diberikan kepada guru-guru agar kualitas pupuk kompos yang dihasilkan lebih bagus dan cepat, sehingga diharapkan produksi pupuk kompos sekolah meningkat dan dapat di pasarkan ke masyarakat. Tim pengabdian juga membuatkan tutup bak pengolahan kompos sekolah, agar kompos yang dihasilkan terjamin. Selanjutnya, untuk meningkatkan nilai ekonomi sekolah, tim pengabdian juga memberikan bantuan berupa plastik kemasan pupuk kompos lengkap dengan stiker dan alat press plastik impulse untuk mengemas kompos yang dihasilkan. Program lain yang saat ini ongoing yaituPeningkatan kualitas guru dalam menyajikan materi pelajaran yang dilakukan melalui pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis TIK, hal ini dilakukan agar guru-guru SD Negeri 18 pekanbaru dapat menjadi guru professional sehingga guru mampu menghadapi perkembangan IPTEK yang begitu pesat di era revolusi industri 4.0. ***