Mengintip Aktivitas Galian C di Desa Empatbalai, Kuok


riaupotenza.com
Alat berat di lokasi galian C di Dusun Sungai Lintang, Desa Empatbalai Kecamatan Kuok.

KUOK (Riaupotenza.com) - Di Desa Empat Balai, Kecamatan Kuok juga beroperasi sebuah galian c. Tepatnya di  Dusun Sungai Lintang.

Seorang warga yang kami mintai keterangannya menyebut, galian c ini telah ada sejak 6 bulan lalu. ''Mungkin setengah tahun ini lah. Persisnya sejak kapan, kurang  tau juga. Tapi rasa-rasanya setengah tahun, ada,'' ucap pria yang meminta namanya disembunyikan.

Menurutnya, galian c ini banyak melibatkan pemuda  setempat untuk bekerja. ''Kalau ada acara-acara masyarakat di desa, mereka juga  ikut membantu,'' ujarnya.

Karena aktivitas galian c ini jauh dari pemukiman, katanya, warga belum merasakan dampak yang merugikan dari aktivitas eksplorasi pasir dan kerikil dari perut bumi ini.

''Dampak negativnya belum kita rasakan. Sebab, mereka mengangkut meterialnya ke arah Silam juga. Tidak lewat (pemukiman, red) bawah sini,'' tutur dia. 

Kendati demikian, pria ini mengaku tidak dalam posisi menolak ataupun menerima keberadaan galian c ini. ''Saya tidak mendukung, dan saya pun tidak pula menolak. Biarlah itu jadi urusan pihak berwenang,'' tukasnya.

Pantauan yang kami lakukan, di lokasi galian, pada Senin (13/8), lokasinya, berada ditengah-tengah areal kebut sawit warga. Memang, lokasi galian c ini terbilang jauh dari pemukiman. Taksiran kami, jarak antara galian dengan pemukiman sekitar 1,5 kilometer hingga 2 kilometer. Melewati jalan berbatu dan basah.

Di lokasi kami melihat tiga buah alat berat yang tidak sedang beroperasi. Ketiga alat berat itu berwarna hijau sedang terparkir beberapa meter dari lobang galian. Sebelum sampai ke pusat galian, kami melewati pos jaga yang sedang diisi oleh beberapa orang.

Dua buah mobil Fuso terlihat terpakir di sebelah kanan arah masuk. Dua buah warung kopi juga ada di dalam areal galian. Tempat pekerja ngopi dan berinteraksi.

Ketika kami arahkan pandangan ke sekeliling lokasi, kami melihat banyak lubang bekas galian yang menganga. Beberapa diantaranya telah pula mereka timbun kembali.

Dari informasi yang kami himpun, pemilik galian c ini membeli lahan dari warga setempat. Kemudian, lahan mereka gali beberapa meter untuk mendapatkan pasir, kerikil atau bahkan batu. Namun, beberapa warga yang kami tanya, tidak mengetahui persis siapa pemilik galian c ini. naz