Pengabdian pada Masyarakat Feperika Unri

Berdayakan Masyarakat Desa Bokor, Ini Programnya


riaupotenza.com
Foto bersama di kantor Desa Bokor, Kepualauan Meranti. Semua peserta nampak bersemangat.

PEKANBARU (Riaupotenza.com) - Pengabdian pada masyarakat, dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (Faperika) Unri menyasar Desa Bokor, Kabupaten Kepulauan Meranti. Di sini dijalankan pelatihan Alih Teknologi Makanan Berbasis Ikan. Program ini mendapat sambutan baik dari pihak desa dan warga setempat. 

Kegiatan sosialisasi sudah dilakukan pada 20 Juli lalu. Sedangkan praktiknya dilaksanakan pada 9 Agustus, bertempat di aula Kantor Desa Bokor. Pada kesempatan ini, tim dari Faperika Unri bekerja sama dengan mahasiswa Unri yang sedang melaksanakan kuliah kerja nyata (Kukerta).

Seperti diketahui, Desa Bokor merupakan Desa Broadband di Kabupaten Kepulauan Meranti. Desa ini sudah cukup maju, dengan berbagai capaian penghargaan dari pemerintah, baik provinsi maupun pemerintah pusat. Banyaknya potensi daerah tersebut, termasuk potensi sebagai desa wisata, inilah yang membuat tim pengabdian masyarakat Faperika Unri menjadikannya sebagai salah satu desa binaan Unri dalam berbagai bidang pembinaan.

Menurut Ketua tim, Prof Dr Ir H Bintal Amin MSc, yang juga merupakan Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan Unri, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian dosen kepada masyarakat, sebagai salah satu pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi. 

Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa perangkat desa. Dan, praktik pembuatan produk makanan berbasis ikan tersebut, dikuti oleh 30 kader PKK, dibimbing oleh Prof Dr Ir Dewita, MS dan Ir Syahrul MS.

“Kita menilai Desa Bokor mempunyai potensi yang sangat baik pada bidang  perikanan dan kelautan,” ujar Bintal Amin. Menurutnya, pada tahun pertama ini tim masih fokus pada kegiatan pemanfaatan hasil tangkapan ikan untuk diolah menjadi berbagai makanan yang disamping dapat menambah nilai gizi ikan. 

"Nantinya masyarakat, terutama kelompok PKK diharapkan bekerjasama dengan nelayan untuk dapat mengolah sebagaian hasil tangkapannya menjadi oleh-oleh kuliner khas Desa Bokor yang dipasarkan kepada wisatawan yang berkunjung. Tentunya akan lebih memperkenalkan Desa Bokor kepada masyarakat luar," jelas Bintal.

Sementara itu, Kepala Desa Bokor, H Aminullah SAg SH MSi menyambut baik kegiatan pembinaan masyarakat berupa pelatihan yang dilakukan oleh Fakultas Perikanan dan Kelautan UNRI ini.

Program ini dinilai sangat bermanfaat, dengan mengajarkan kepada ibu-ibu PKK untuk mengolah ikan menjadi berbagai macam bahan makanan yang bernilai ekonomi dan memiliki protein tinggi, serta dapat menunjang pendapatan keluarga. Sekaligus, tambahnya, mengenalkan Desa Bokor ke masyarakat luas. 

Kesepakatan juga dibuat antara Kepala Desa dengan Tim Pengabdian untuk mengembangkan berbagai potensi desa ini dalam berbagai kegiatan. Termasuk pengembangan usaha budidaya perikanan dan pengembangan wisata alam. uli