Oknum Anggota DPRD Bengkalis Kedapatan Ditempat Karoeke


riaupotenza.com
Empat orang cewek yang diduga memberi layanan kepada pria hidung belang saat diamankan petugas di Kantor Pol PP Mandau, Perkantoran Camat Mandau. =MAZWIN

DURI (Riaupotenza.com) - Oknum anggota DPRD Bengkalis, Rianto diduga kedapatan ditempat karoeke oleh tim Satpol PP Kecamatan Mandau dan personil PP Bengkalis saat menggelar razia penyakit masyarakat, Jumat malam (9/8/2019).

Informasi yang beredar, oknum bersangkutan sedang berduaan dengan seorang cewek di dalam room. Saat petugas datang, dia pun secepatnya keluar dari sana untuk menghindari razia. 

Dalam razia Pekat yang dilancarkan menjelang Hari Raya Idul Adha 1440 H  tersebut, petugas juga berhasil menjaring empat orang cewek dari sejumlah tempat karaoke dan hotel. Keempat orang cewek ini pun kemudian digelandang ke Kantor Camat Mandau untuk didata dan diproses lebih lanjut.

Ada pemandangan yang menarik dan cukup menyita perhatian para awak media yang sedang melakukan peliputan. Maupun aparat yang sedang menjalankan tugas. 

Bagaimana tidak, di tempat hiburan karaoke Jalan Jenderal Sudirman, tampak salah seorang anggota DPRD Kabupaten Bengkalis tengah berada disitu. Keberadaan Sang Anggota Dewan tersebut, walaupun berada diluar room karaoke terang saja menimbulkan sebuah tanda tanya.

Bahkan keesokan harinya, mencuat kabar yang menyebutkan anggota dewan ini terjaring razia. Terkait hal tersebut anggota DPRD yang
bersangkutan yakni Rianto langsung membantahnya.

"Bukan terjaring razia. Siapa yang terjaring razia? Saya bukan terjaring razia, tidak benar itu," katanya membantah. 

Ia menjelaskan, bahwa dirinya saat sedang ada razia disitu, dirinya sudah berada diluar. Cuma memang temannya, masih ada didalam room untuk mengambil barang yang tertinggal, jelasnya. "Kalau memang ada didalam, mungkin saya sudah difoto-foto," tukasnya.    

Camat Mandau Riki Rihardi S STP MSi bahkan menyebut saat ini di Mandau sudah ada yang namanya prostitusi online yang ceweknya adalah kalangan pelajar. 

"Saya ada menerima laporan, bahwa di Kecamatan Mandau ini sudah ada yang namanya prostitusi online yang ceweknya pelajar. Jadi, kita pada hari ini mungkin tidak bisa menyelidiki secara langsung seperti apa. Namun, saya berharap pada kesempatan kali ini agar tim dapat merazia beberapa hotel melati yang ada ke Kecamatan Mandau ini," kata Camat Riki didepan petugas razia saat sedang diapelkan.

"Harapan kita bersama, saya berharap walaupun saya tak yakin ini tidak bocor. Namun, saya yakin karena kita orang sini, cari titik-titik yang menjadi tempat-tempat mereka berbuat atau melakukan penyakit masyarakat (Pekat) di Kecamatan Mandau ini," harapnya.

Dipimpin langsung Kasi Trantib Kecamatan Mandau, Zama Rico D dan Kabid Tibum dan PPD Pol PP Bengkalis, Hengki Irawan SH didampingi Kasi Ops Pol PP Bengkalis, Syamsul Alam SH razia Pekat juga di-back up oleh sejumlah anggota Polri dari Polsek Mandau dan personel TNI.

Bergerak dari Kantor Camat Mandau, petugas razia mulai menyisir sejumlah hotel kelas melati yang beroperasi di wilayah Kecamatan Mandau. Tak hanya itu, beberapa tempat hiburan malam, seperti karaoke tak luput dirazia Satpol PP.