Sudah Diingatkan, PKL Pasar Duri Masih juga Berjualan di Badan Jalan, Akhirnya....


riaupotenza.com
Puluhan personel Satpol PP Mandau dibantu Pol PP Bengkalis dan Tim Gabungan saat menertibkan Pasar Mandau di Jalan Jenderal Sudirman - Duri. =MAZWIN

DURI (Riaupotenza.com) - Pemerintah Kecamatan Mandau melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Mandau dibantu puluhan personel Pol PP Kabupaten Bengkalis dan Tim Gabungan melakukan penertiban terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) disepanjang Jalan Jenderal Sudirman yang membelah Pasar Duri, Kecamatan Mandau, Jumat (9/8/2019) tadi.

Tak tanggung-tanggung, seratusan lebih petugas gabungan dikerahkan untuk menertibkan para PKL yang masih saja membandel dan nekat berjualan melewati garis pembatas berwarna kuning disepanjang kiri kanan Jalan Jenderal Sudirman Duri Pasar Duri. 

Mendahulukan pendekatan persuasif, petugas memberikan kesempatan kepada para pedagang untuk membongkar sendiri lapak-lapak dagangannya. Sebelum petugas mengambil langkah tegas membongkar paksa sekaligus mengangkat lapak dagangan tersebut untuk dibawa ke Kantor Camat Mandau. 

Penertiban dipimpin langsung Camat Mandau melalui Kasi Trantib, Zama Rico D dan Kabid Tibum dan PPD Pol PP Bengkalis, Hengki Irawan SH didampingi Kasi Ops Pol PP Bengkalis,  Syamsul Alam SH. Tampak ikut turun ke lapangan Kepala UPT Disdagperin, Kepala UPT Pengelolaan Sampah, Kepala UPT Perparkiran, Kepala UPT Dishub serta dua kepala wilayah kelurahan lokasi dimana beradanya Pasar Duri.

"Personel yang diturunkan lebih dari 100 orang. Terdiri dari anggota Satpol PP Kecamatan Mandau sebanyak 30 orang, ditambah Satpol PP Kabupaten 30 orang, kemudian sekuriti pasar ada 20 orang ditambah Satgas DLH 20 orang juga ditambah dengan petugas UPT Parkir 10 orang dan ditambah juga dari ketua IK-IK yang ada. Dalam kegiatan ini kita juga di-back up anggota kepolisian sebanyak 5 orang dan personel TNI sekitar 5 orang juga," kata Kasi Trantib, Zama Riko D kepada riaupotenza.com. 

"Karena berhubung hari ini Jumat, kita istriahat dulu dan pukul 13.30 WIB kita akan lanjut lagi," tambah Kasi Trantib lagi. 

Memang dari pihak PKL nya, sambung Riko, mereka minta waktu dikarenakan disitu ada dagangan mereka yang banyak, jadi susah untuk dibongkar. "Sehingga kita tetap sesuai intruksi Bapak Camat, kita melakukan persuasif terlebih dahulu. Supaya nanti tidak terjadi gesekan-gesekan dan benturan-benturan dilapangan," imbuhnya. 

Memang kesepakatan sebelumnya, kata Riko, memang dibatas kuning. "Cuma kami melihat sudah banyak yang melewati batas, sehingga diluar batas kuning disitu, juga ada parkir sepedamotor, setelah parkir sepedamotor juga ada parkir oplet. Sehingga mengakibatkan
kemacetan. Tadi kami berusaha bagaimana supaya pedagang itu mundur dari garis kuning sekitar 1 meter lagi," tukasnya. 

"Kita kedepannya akan konsisten dengan kegiatan kita ini. Kita sudah susun dari jauh hari, kedepannya akan kita lakukan patroli setiap hari. Bagi pedagang kaki lima yang masih membandel berjualan diluarr batas kesepakatan, langsung kita eksekus. Kita angkat dan kita angkut lapaknya ke Kantor Camat untuk kita tindak lanjuti," tegas Riko.

Sementara hal serupa juga disampaikan Kabid Tibum dan PPD Pol PP Bengkalis, Hengki Irawan. Menurutnya pihak Kecamatan Mandau sudah melayangkan sebanyak tiga surat untuk penertiban ini. Namun, tidak juga diindahkan, makanya hari ini mau tidak mau kita turun ke lapangan. Hari ini juga kita bersihkan. 

"Tujuannya adalah untuk kelancraan lalulintas dan mereka juga sudah melanggar Perda. Yang dulunya pada tahun 2013 sudah kita amankan ini. Tapi sekarang mereka mulai lagi. Hari ini kita akan langsung bongkar! Jadi, tidak ada lagi teguran, kita langsung bongkar. Intinya, selama ini mereka seperti main-main saja, padahal sudah 3 kali teguran. Kalau sudah 3 kali teguran, tentunya ini harus mereka indahkanlah. Tapi, nyatanya tidak kan? Jadi, mau tidak mau kita gusur paksa," pungkas Hengki. mas