Sekolah Tidak Diliburkan

Kabut Asap, Empat OPD Putuskan Kualitas Udara Masih di Level Sedang


riaupotenza.com
Firdaus

PEKANBARU (Riaupotenza.com) - Empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melakukan kajian tentang kualitas udara di Pekanbaru saat ini. Hasilnya, empat OPD sepakat belum meliburkan sekolah mengingat kualitas udara yang diselimuti asap masih berada di level sedang dengan angka 92  PSI (Polutan Standar Indeks).

Keempat OPD tersebut Dinas Kesehatan (Diskes), Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru.

Kesepakatan yang tercapai dalam pertemuan di ruang rapat Kantor Pemadam Kebakaran Pekanbaru ini, sesuai instruksi Walikota Pekanbaru Firdaus menyikapi desakan sejumlah pihak yang menginginkan agar sekolah diliburkan karena kualitas udara yang semakin memburuk akibat diselimuti kabut asap.

Rapat tersebut dipimpin oleh Kepala Disdik Pekanbaru Abdul Jamal, didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Muhammad Amin, sekretaris BPBD Julianda, Sekretaris Damkar Irni dewi, serta pejabat dari DLHK dan Dinas Kominfo.

Hasil dari rapat keempat OPD tersebut kemudian dilaporkan kepada Walikota, yang masih berada di Jakarta mengikuti rapat koordinasi nasional penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Walikota Pekanbaru Firdaus, kemarin ketika dikonfirmasi melalui telepon seluler mengatakan, kualitas udara pada saat ini kategori sedang atau level 99 PSI, menurut kaidah Ilmu Kesehatan dan kemanusiaan akibat dampak asap yang mengacu kepada tabel ISPU dan tabel kesehatan dinilai belum berpengaruh terhadap kesehatan manusia maupun hewan. "Tapi baru berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika," ujarnya.

Dikatakan Firdaus, informasi kualitas udara di angka 170 PSI atau tidak sehat bagi kesehatan yang banyak beredar di tengah-tengah masyarakat, tidak benar. 

"Karena setelah kita lakukan koordinasi dengan LHK Provinsi Riau, maka disepakati bahwa ISPU yang dipakai adalah ISPU DLHK Pekanbaru yang saat ini berada pada indesk 92 PSI atau level sedang, Atas Kondisi tersebut, maka aktivitas belajar dan mengajar tidak diliburkan," tegasnya.

Firdaus tetap mengimbau pihak sekolah agar mengurangi aktivitas anak di luar ruangan, dan meminta siswa menggunakan masker saat berada diluar ruangan.

"Kita sudah buat edaran agar aktivitas anak-anak di luar ruangan dikurangi, jika berada di luar ruangan, maka gunakan masker," ungkapnya. rpz