Warga Keluhkan Jam Operasional Warnet


riaupotenza.com
Salah satu warnet yang selalu ramai pengunjung.

PANGKALANKERINCI (RPZ) - Tak beraturannya jam operasianal warung internet (warnet), playstation (PS) di ibu kota Kabupaten Pelalawan, Pangkalan Kerinci sangat dikeluhkan. Para orang tua yang memiliki anak-anak sangat risau terhadap jam buka warnet yang molor bahkan ada sampai 24 jam. Betapa tidak, karena sejumlah anak lebih memilih ke warnet dari ke sekolah.

‘’Iya pak sudah sangat mengkhawatirkan sekali jam buka warnet di Pangkalan Kerinci. Ada yang sampai 24 jam operasinya. Hancur anak-anak. Anak-anak kami lebih banyak memilih ke warnet dari pada belajar atau membaca Al Quran di rumah atau di masjid,’’Ery (51) warga Jalan Akasia Pangkalan Kerinci Kota, Ahad (21/7/2019).

Padahal, sebut Eri lagi, setahu dirinya tentang jam buka warnet, warung PS telah disepakati antara Pemda Pelalawan dalam hal Satpol PP dan Damkar bersama pengusaha warnet jam bukanya telah dibatasi.

‘’Tak jalan do, bukannya hanya hari libur, tapi buka tiap hari dengan jam bukanya 24 jam. Silakan dicek. Kalau pun ada yang tutup itu hanya pura-pura saja. Pencandu game on line masih ngetam dalam warnet,’’ bebernya sambil menyebutkan salah satu ketentuan dari Pemda disebutkan warnet harus tutup pada waktu sholat terutama diberlakukannya Maghrib Mengaji pada saat sholat Maghrib sampai Isya.

‘’Mana ada yang ditindak atau dicabut izinnya. Malah kami khawatir banyak warnet beroperasi tanpa izin. Tolong lah Pemda bertindak tegas. Ini menyangkut masa depan anak-anak kami sebagai masyarakat Pelalawan. Juga menyangkut pendidikan Pelalawan kedepan,’’ungkapnya sambil mengaku anaknya juga terpengaruh dengan game on line sehingga kadang uang untuk keperluan sekolah pun dilibas.

Terpisah Wakil Ketua Komisi I DPRD Pelalawan H Abdullah SPd menanggapi keluhan masyarakat terutama para orang berjanji akan menindaklanjut permasalah tersebut. ‘’Satpol PP agar bisa patrol lagi menindaklanjuti masalah ini,’’ katanya.

Bahkan ketika disebut sudah adanya kesepakatan jam operasional antara Pemda dan pengusaha warnet, politisi PKS ini bermaksud menanyakan langsung masalah ini markas Satpol PP. ‘’Besok ana cek di Satpol PP,’’ ungkapnya. amr