Atap Rumah Cepat Berkarat dan Keropos

Warga Pelalawan Bakal Mengadu ke Presiden


riaupotenza.com
Atap rumah warga di Desa Lalang Kabung yang tampak sudah berkarat padahal baru beberapa tahun.

PELALAWAN (RPZ) - Warga Desa Lalang Kabung, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan berencana mengadu ke Presiden RI Joko Widodo untuk menyampaikan keluhan terkait atap rumah warga setempat yang cepat berkarat dan kropos. 

Warga berharap Presiden langsung memerintahkan pihak Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) mengecek dan melakukan penelitian apa penyebab atap rumah warga di daerah tersebut tidak bertahan lama. Apakah ini ada kaitannya dengan keberadaan sejumlah perusahaan besar di kawasan itu atau tidak.

‘’Kami memang berencana menyampaikan keluhan warga ini langsung ke bapak Presiden Joko Widodo. Tapi ngadunya lewat surat dulu lah. Keluhan kami, ya terkait cepatnya keropos dan berkarat atap-atap seng rumah warga di Desa Lalang Kabung,” kata Ilyas J, mantan Kades Lalang Kabung dua periode, Ahad (14/7).

Selain ditujukan kepada Presiden RI, Ilyas yang mengaku telah membentuk tim yang terdiri dari 9 warga setempat, juga akan mengirimkan surat ke tim ahli lingkungan hidup DLH Provinsi Riau dan ditembuskan ke DLH Pelalawan. 

‘’Kami berharap DLH Provinsi Riau juga bisa langsung turun tangan. Mudah-mudahan dengan surat ke bapak Presiden, tentu pihak dinas terkait tidak main-main. Ini penderitaan warga yang sudah sangat lama tanpa ada solusi. Rumah baru dibangun 5 tahun, tapi atap sengnya sudah berkarat, sudah berubah warna dan keropos,” bebernya.

‘’Apabila tim ahli DLH Provinsi Riau tidak bisa mengambil kesimpulan apa penyebabnya atap rumah warga cepat berkarat dan kreopos, kami dari tim 9 akan langsung ke Jakarta, ke KLH,” ucap Ilyas yang mengaku dipercaya menjadi Ketua Tim 9 tersebut.

‘’Hampir puluhan tahun, kami tidak tahu kenapa atap-atap rumah warga di sini cepat sekali rusak dan keropos. Belum ada kesimpulan yang disampaikan dinas terkait. Kami bukan ahli kimia sehingga tidak mengetahui apa penyebab yang sebenarnya. Kami juga tidak berani menuduh penyebabnya karena limbah kimia perusahaan yang berada di sekitaran desa,” ungkapnya.

Nanti, sambung mantan Kades itu, jika telah diketahui penyebab pasti berdasarkan uji labor ahli lingkungan, maka pihaknya baru akan mengambil langkah-langkah yang dapat membantu masyarakat terkait masalah atap seng yang cepat kropos tersebut.

Sekedar informasi, di sekitar Desa Lalang Kabung Kecamatan Pelalawan terdapat beberapa perusahaan besar. Baik pabrik bubur kertas maupun pabrik sawit skala besar yang juga sudah sangat lama beroperasi di sana.(amr)