Berikan Jaminan pada Bahan, Kualitas Jahitan dan Penyelesaian Pekerjaan

Harga Lebih Murah, Ini Nama-nama Penjahit Seragam Sekolah yang Direkomendasi Serikat Penjahit


riaupotenza.com
Kepengurusan Serikat Pengusaha Penjahit Pakaian dan Konveksi (SPPPK) Kabupaten Bengkalis saat mengadakan pertemuan. =MAZWIN

DURI (RPZ) - Ada kabar gembira buat masyarakat Kota Duri pada khususnya, dan masyarakat Kabupaten Bengkalis pada umumnya. Terutama bagi wali murid yang tahun ini memasukkan anaknya ke sekolah. Baik itu ke tingkat SMP maupun SMA/SMK. Wali murid tak perlu risau lagi karena harus merogoh kantong lebih dalam untuk biaya menjahitkan baju seragam sekolah anaknya.

Karena saat ini sudah ada Serikat Pengusaha Penjahit Pakaian dan Konveksi (SPPPK) Kabupaten Bengkalis yang siap memberikan solusi, menjahit seragam sekolah dengan harga yang lebih murah. Kemudian dengan standar bahan yang terbaik, serta jaminan kualitas jahitan dan jaminan pada penyeleaian pekerjaan.

"Jadi ini sebenarnya sebuah kabar gembira untuk para wali murid yang tahun ini memasukan anaknya sekolah pada tahun ajaran baru, baik di tingkat SMP maupun SMA/SMK. Bahwa Serikat Pengusaha Penjahit Pakain dan Konveksi (SPPPK) Kabupaten Bengkalis sudah memberikan harga terbaik untuk wali murid. Hari ini dengan standar bahan yang terbaik, sesuai dengan harga yang kita tawarkan. Tak hanya itu, jaminan kualitas jahitannnya pun kita garansi. Kemudian penyelesaian pekerjaan juga kita jamin," kata ketua Ketua SP3K Kabupaten Bengkalis, Edi Yarto W didampingi Sekretaris Syaiful kepada riaupotenza.com, Senin (8/7/2019).

Adapun pakaian seragam sekolah yang bisa dikerjakan oleh serikat, yakni seragam untuk SMP, SMA dan SMK. Untuk SMK ada 6 stel, masing-masing seragam nasional, baju Melayu, seragam khusus, Pramuka, baju Batik dan seragam Labor dengan harga Rp.1.500.000. Kemudian untuk SMA ada 5 stel, masing-masing seragam nasional, pakaian Melayu, seragam khusus, pakaian Pramuka dan Batik dengan harga Rp. 1.200.000. Sedangkan untuk SMP ada 5 stel seragam, masing-masing seragam nasional, baju Melayu, seragam khusus, Pramuka dan Batik dengan harga cuma Rp 1.050.000.

"Dan tentunya didalam hal ini kita berharap bahwa para wali murid secara keseluruhan untuk menjahitkan pakaian seragam sekolah anak-anaknya kepada serikat penjahit. Apalagi kita mendukung apa yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis  bahwa sekolah tidak boleh mengelola atau pun mengkoordinir pakaian anak didik mereka masing-masing. Karena dikhawartirkan terjadinya bisnis antara kepala sekolah dan pengusaha penjahit. Menghindari hal itu, makanya serikat penjahit ini mengambil suatu kebijakan untuk menyarankan kepada wali murid menjahitkan seragam sekolah anaknya ke penjahit yang harganya lebih murah, yakni penjahit dibawah naungan serikat penjahit. Tentunya ini jelas membantu masyarakat Mandau secara khusus dan Kabupaten Bengkalis secara umum," katanya.

Namun di dalam hal ini, sambung Edi Yarto yang juga akrab disapa Bogel ini, tidak semua para pengusaha penjahit itu tergabung di dalam serikat. Jadi, ada yang tergabung dan ada yang tidak. Tapi yakinlah bahwa pengusaha-pengusaha yang tergabung di dalam serikat sudah menentukan standar harga dan standar bahan yang sudah ditetapkan.

"Pada hari ini (Selasa, Red), disetiap sekolah yang melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) akan ada rapat dengan wali murid. Untuk membicarakan dan membahas masalah pakaian seragam. Walaupun tidak secara transparan, akan dibicarakan masalah pakaian. Jadi, sesuai dengan pernyataan Kepala Dinas Pendidikan, Kabupaten Bengkalis tadi, bahwa kepala sekolah tidak diperkenankan untuk mengelola pakain anak-anak. Maka serikat menyarankan sesuai standar yang telah dikeluarkan, merekomendasikan kepada para wali murid untuk menjahitkan seragam sekolah anaknya ke pengusaha-pengusaha penjahit sebagai berikut," jelasnya.

Adapun nama-mama penjahit yang direkomendasi itu antara lain, Minang Makassar Taylor di Jalan Pertanian, Safitri Taylor di Jalan Pertanian ujung, Bustami Taylor di Jalan Jenderal Sudirman samping Hotel Susuka, BJ Taylor di Jalan LKMD (Depan SMAN 3), Mexico Taylor di Km 18 Kulim, Jamalis Taylor di Km 18 Kulim, Metro Taylor di Km 18 Kulim, Andika Taylor di Jalan Subrantas, Davist Taylor di Jenderal Sudirman (Depan Muhammadiyah), Rafa Taylor di Jalan Tribrata, Jeki Taylor di Jalan Tribrata,  Maran Taylor di Jalan Obor III, Riau Jaya Taylor di Jalan Hang Tuah, Afrizal Taylor di Jalan Pertanian, Anas Taylor di Jalan Pertanian simpang Cendrawasih, Atun Mulia Taylor di Jalan Mulia Gajah Sakti, Rizki Taylor di Jalan Jenderal Sudirman (Depan Bank Danamon), Herman Taylor di Jalan Jenderal Sudirman (samping Bank Danamon) dan Favorit Taylor di Km 10 Kulim. Adapun untuk kontak person Serikat Pengusaha Penjahit Pakaian dan Konveksi, Kabupaten Bengkalis telpon 0821 7230 1959.

"Kita juga akan menyebarkan brosur ke setiap sekolah untuk menginformasikan kepada wali murid apa jenis bahan yang akan kita pergunakan. Kemudian juga penjahit yang kita rekomendasikan. Jadi, kami berharap tahun ini tercipta kerjasama antara wali murid dan serikat. Terutama dengan pengusaha yang direkomendasikan oleh serikat. Sehingga apa yang diberikan masyarakat ke pengusaha, pengusaha dapat memberikan yang terbaik kepada masyarakat," imbuh Bogel.

Selain itu, kata Bogel menambahkan. Kita juga mengucapkan terimakasih kepada pihak sekolah yang mungkin juga mendukung program serikat untuk lebih memudahkan kesempatan kepada anak-anak kita bersekolah pada sekolah-sekolah pilihan mereka. Sehingga masalah biaya pakaian ini
tidak lagi menjadi beban yang harus dipikirkan terlalu berat. "Yang jelas, harga yang  sudah kita tetapkan ini, itu merupakan harga komitmen kta. Kita tidak akan merubah itu sama sekali," tandas Bogel. maz