Duda Bunuh Teman Kerja, Lalu Disodomi


riaupotenza.com
Korban pembunuhan ketika dievakuasi.

BUNUT (RPZ) — Seorang duda berinisial AM (45), warga pendatang asal Indragiri Hilir (Inhil) yang tinggal di Gang Ambisi, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan membantai teman kerjanya Junjung Siregar (23) hingga tewas.

Aksi pembunuhan itu dipicu, karena korban menolak ajakan pelaku untuk berhubungan badan sesama jenis. Namun setelah korban tewas dibantai lalu disodomi oleh pelaku dan dikubur di belakang rumah warga di desa Petani, Dusun Betung Satu, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan.

Pembunuhan terbongkar, setelah pemilik rumah Nur Arifin, pulang dari Sorek, Kecamatan Pangkalan Kuras, Jumat (5/7) lalu menemukan ada gundukan tanah di belakang rumahnya. Karena curiga dengan bekas timbunan tanah, mencoba untuk mengalinya. Tapi alangkah kaget, ketika digali ditemukan ada sesosok mayat orang dalam posisi telungkup.

Kemudian Nur bergegas memberitahukan warga sekitar dan di lanjutkan menghubungi pihak kepolisian atas penemuan mayat tersebut. Mendapat laporan ada penemuan mayat yang dikubur tidak wajar di belakang rumah warga, aparat kepolisian dari Polsek Bunut dipimpin Kapolsek AKP Benhardi dan Reskrim Polres Pelalawan turun ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

Saat dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Riau, awalnya sesosok mayat pria yang kondisi bugil tidak ada warga yang mengenali alias MR X. Tetapi setelah dilakukan olah TKP dan ditelusuri ternyata korban bernama Junjung Siregar.

Korban yang merupakan warga asal Prin Trans Sosa VI, kecamatan Huta Raja Tinggi, kabupaten Padang Lawas, Sumatra Utara, baru beberapa hari di Bunut, bekerja sebagai buruh bangunan yang tinggal bersama keluarganya di Gang Ambisi, Pangkalan Kerinci.

Setelah mengantongi identitas korban yang tewas dibunuh dengan kondisi dua luka tusukan di dada dan bekas hantaman benda tumpul di bagian leher. Tim gabungan Polsek Bunut bersama Sat Reskrim Polres Pelalawan dipimpin Kasat Reskrim AKP Teddy Ardian SH SIK menyelidiki pelakunya.

Berkat kerja keras tim gabungan, pelaku berhasil ditangkap sekitar pukul 17.00 WIB di Gang Ambisi, kecamatan Pangkalan Kerinci. Tanpa perlawanan berarti AM yang merupakan teman kerja korban sebagai buruh bangunan berhasil diamankan dan digiring ke Mapolres Pelalawan.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku yang juga mantan napi kasus kasus pembunuhan di Tembilahan, Kabupaten Inhil, mengaku telah menghabisi nyawa korban, Rabu (3/7) pagi silam. Setelah korban menolak melakukan hubungan badan.

Pelaku yang telah tersulut emosi, karena ajakan untuk melakukan hubungan sesama jenis. Langsung memukul punggung korban yang baru selesai mandi dengan mengunakan balok. Setelah tersungur, lalu pelaku mengambil pisau di dapur dan menikam secara bertubi-tubi hingga tewas.

Kondisi hanya mengenakan kain sarung usai mandi yang telah tewas di bantai, pelaku melampiaskan nafsu bejatnya dengan menyodomi korban. Sementara situasi yang sepi rumah yang sedang ditempati dan dibangun pelaku bersama korban membuat leluasa melakukan aksinya.

Untuk menghilangkan jejak, pelaku kemudian mengubur korban yang telah tewas di belakang rumah warga yang sedang mereka bangun tersebut. Selanjutnya pelaku kembali ke rumah kontrakannya di Gang Ambisi, Pangkalan Kerinci.

Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan SIk, Sabtu (6/7) mengatakan, pelaku telah berhasil ditangkap, serta menyita barang bukti berupa kayu balok, pisau yang digunakan membunuh serta KTP milik korban. ‘’Hasil pemeriksaan semenetara, motip pembunuhan itu korban menolak melakukan hubungan badan. Setelah diduga pelaku suka sesama jenis. Serta korban setelah tewas sempat di sodomi pelaku,” ujar Kapolres.

Ditambahkannya, pelaku yang merupakan residivis kasus pembunuhan di Tembilahan itu masih menjalani pemeriksaan intensif. Sementara jenazah korban yang telah di lakukan otopsi di RS Bhayangkara Polda Riau telah di jemput keluarga untuk di kebumikan di kampung halamannya. (pr/mx)