Pengelola Tempat Hiburan Harus Tutup Jam 12 Malam


riaupotenza.com
Kasi Trantib Mandau, Zama Rico D memberikan pengarahan kepada sejumlah cewek-cewek yang kedapatan didalam room bersama pengunjung. =MAZWIN

DURI (RPZ) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Mandau melakukan kegiatan patroli rutin sekaligus monitoring ke sejumlah tempat hiburan malam yang beroperasi diwilayah Kota Duri, Kecamatan Mandau, Rabu (3/7/2019) malam.

Kegiatan patroli dengan memantau dan mendatangi langsung tempat-tempat hiburan malam seperti karaoke tersebut, dipimpin langsung Kasi Trantib Kecamatan Mandau, Zama Rico D. Patroli dilaksanakan dengan melibatkan sekitar delapan orang personel Pol PP Mandau menggunakan mobil patroli Satpol PP Mandau. Diantaranya, Provost, Danru serta Danton Pol PP Mandau.

Kegiatan ini poin pentingnya, kata Kasi Trantib, adalah untuk mengingatkan terus para pelaku usaha supaya mengindahkan aturan yang berlaku, serta mentaati kesepakatan bersama soal jam tutup. Kasi Trantib menekankan pengelola tempat hiburan seperti karaoke, Warnet dan lainnya, harus tutup jam 12 malam sesuai kesepakatan.

Tak hanya itu, kegiatan monitoring malam itu juga ingin mengetahui secara langsung, sampai sejauh mana kontrol yang dilakukan oleh pemilik atau pengelola tempat usaha hiburan ini sendiri, terhadap para pengunjungnya. Terutama kepada tempat karaoke yang telah menyematkan namanya dengan sebutan karaoke keluarga.

"Kita tidak ingin lagi mendapat laporan dari masyarakat, tempat karaoke keluarga ini banyak yang disalah gunakan. Terkait adanya dugaan menyediakan cewek-cewek penghibur atau sejenisnya seperti dilaporkan warga sekitar," jelas Zama Rico.

Untuk mengantisipasi itu semua, pengelola karaoke keluarga diminta teliti terlebih dahulu terhadap pengunjungnya. Selain itu, karyawan
karaoke juga diwajibkan mengontrol pengunjung ke room-room, jangan sampai room karaoke disalah gunakan oleh tamu.

"Pada intinya, kita memberikan mereka pengarahan dan peringatan terlebih dahulu, agar kedepannya tidak ada lagi aturan yang tak diindahkan. Namun, jika masih ada juga, maka akan ada tindak lanjutnya nanti," tegas Kasi Trantib.

Dari beberapa tempat hiburan karaoke yang didatangi petugas. Baik yang di Jalan Jenderal Sudirman seperti Queen Karaoke, D'tone Karaoke, Star Karaoke Hotel Susuka, kemudian di Jalan Hang Tuah, diantaranya, Zufam Hotel Grand Zuri, D'arcia, Celcius dan VIP. Mereka rata-rata mengaku tak ada menyediakan cewek. Cuma mereka mengaku kecolongan, karena pengunjung lah yang datang sendiri membawa cewek dari luar. 

Terkait masalah jam tutup, kepada salah satu tempat karaoke di Jalan Hang Tuah Duri, Kasi Trantib memberi peringatan tegas, agar tempat karaoke tersebut mematuhi jam tutup. "Jangan semata mengejar keuntungun, tapi juga harus ikuti aturan dan kesepakatan yang ada," tandasnya.  maz