Ada 'Syurga' Tersembunyi di Hutan Lindung Bukit Batabuah Desa Kasang


riaupotenza.com

TELUKKUANTAN (RPZ) - Cukup banyak objek wisata yang terletak di Kabupaten Kuantan Singingi khususnya di Desa Kasang dan sangat layak ditawarkan kepada pengunjung yang ingin menikmati liburan akhir pekan. Salah satu objek wisata alam yang menarik adalah Air Terjun Mamurai Air Hitam. 

Kasang merupakan salah satu Desa di Kabupaten Kuantan Singingi. Daerah ini bukan hanya memiliki potensi objek wisata Air Terjun Guruh Gemurai saja, tapi juga memiliki potensi alam nan indah yang dapat memanjakan mata yang bernama Air Terjun Mamurai Air Hitam.

Menuju lokasi air terjun ini membutuhkan waktu sekitar 40 menit dengan berjalan kaki dari Jalan Lintas Kiliran Jao-Teluk Kuantan. Air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 40 meter ini memiliki keistimewaan tersendiri. 

Berupa empat aliran air terjun kecil, indah dan mempesona. Belum lagi, air yang jatuh disertai percikan embun sejuk dan dingin saat berada di sekitar lokasi air terjun, membuat pengunjung jadi nyaman berlama-lama. 

Pemandangan yang membuat kagum atas keindahan ciptaan Sang Pencipta itu dapat dinikmati seutuhnya oleh pengunjung. Melalui medan cukup menantang, curam, berbukit serta menanjak dan menurun. Hal tersebut akan terbalas ketika pengunjung tiba di air yang bersumber dari aliran sungai Mamurai. 

Di perjalanan pun wisatawan bakal disuguhi anak sungai yang tidak terlalu besar. Nyanyian suara hewan bersayap pun terdengar saling sahut menyaut. Dari kejauhan terlihat pepohonan menjulang tinggi.

Di sepanjang jalan menuju air terjun yang bersumber dari aliran sungai Mamurai itu juga terdapat batu berukuran besar dan pohon tumbang. Berjarak sekitar 30 meter dari lokasi air terjun sudah terdengar gemuruh suara air jatuh.

Salah satu pemuda kelahiran asli desa kasang, Zulbadri, Minggu (16/06/2019) mengungkapkan, air terjun ini memang masih berada di wilayah hutan lindung, tapi ini sangat mendukung dijadikan sebagai rintisan wisata.

''Masih perlu pengembangan ke depan. Baik akses jalan, serta sarana dan prasarana lainya. Demikian ini, demi kemajuan wisata desa. Namun kita berharap, nantinya masyarakat, pengunjung, tetap menjaga keasrian hutan,'' ujarnya. ped