Obat Itu Bernama Silaturrahim


riaupotenza.com
Silaturrahim bersama rekan-rekan sesama alumni MAN 1 Pekanbaru di GOR Tribuana.

Oleh: Khairul Amri
GM Pekanbaru Pos Group

MASIH Suasana Idul Fitri 1440 H. Lewat kolom ini, sebagai manusia biasa, saya menyampaikan permohonan maaf: minal aidin wal faizin, maaf lahir dan batin. Semoga kita selalu diberi kesehatan dan dipanjangkan usia sampai Ramadan tahun depan. Amin ya rabbal alamin.

Akhir pekan lalu, GOR Tribuana Pekanbaru. Pelataran parkir dipenuhi kendaraan, motor dan mobil. Ruangan dalam GOR juga ramai. Suasana siang terasa panas, padahal beberapa kipas angin dipasang. Namun begitu, hiruk pikuk suara memenuhi seisi ruangan, yang sehari-hari difungsikan sebagai gelanggang olahraga itu.

Siang itu ratusan orang berkumpul. Dari paras wajah mereka terlihat, ada yang masih muda, setengah baya, dewasa dan postur tua. Tapi mereka semua saling akrab. Tak sekedar salaman, tapi banyak juga yang foto-foto dan teriakan suara sesekali juga terdengar. Sambil bersalaman, saling pelukan dan teriak masing-masing. Setelah itu mereka saling senyum dan tertawa.

Baliho besar di belakang panggung bertuliskan: Reuni Akbar Alumni MAN 1 Pekanbaru tahun 1981-2018. Ternyata, yang berkumpul hari itu, para alumni dari Madrasah Aliyah, setingkat SLTA. Lintas angkatan, yang berasal dari 38 angkatan. Pantas saja mereka sangat senang. Ada yang sudah sangat lama tak bertemu rekan satu sekolah. Begitu berjumpa, alangkah senangnya mereka. Saling bertanya kabar. Bertanya tentang keluarga dan pekerjaan. Banyak sekali tanya yang muncul, baru ditutup dengan foto-foto bersama. Semua nampak bahagia, girang dan gembira.

Selalulah Bersilaturrahim

Cerita silaturrahim, ada pula kajian dari Ustadz: perbanyak dan selalulah bersilaturrahim. Karena silaturrahim bisa memperpanjang umur dan membuat rezeki jadi murah dan mudah.

Awalnya lama saya berpikir soal kajian Ustadz ini. Tapi setelah mendapat penjelasan dari Ustadz-nya langsung, barulah saya yakin dan tak ragu lagi. Bahkan silaturrahim juga bisa menjadi obat. Kok bisa? Karena semakin sering silaturrahin, maka makin sering pula melakukan perjumpaan dengan rekan-rekan dan orang yang berbeda. Otomatis bercanda dan saling bercengkrama, maka tubuh akan menjadi sehat.

Alasan silaturrahim bisa memperpanjang umur baru saya tahu: karena semakin sering silaturrahim tentu semakin banyak orang yang kita kenal. Jika ada sesuatu terjadi pada diri kita, tentu akan banyak orang yang membantu kita. Misal, jika terjadi kecelakaan. Jika ada orang yang kita kenal ada disitu, tentu segera bisa kita ditolong. Maka, tertolong dengan cepat tentu kita bisa cepat sehat kembali.

Begitu juga dengan rezeki. Dengan selalu bersilaturrahim tentu semakin luas pergaulan kita. Semakin banyak orang yang kita kenal, pintu rezeki kita secara pribadi dan keluarga akan semakin terbuka. Pergaulan yang baik dan luas, mudah bergaul dengan semua orang, itulah salah satu jalan mudah untuk mendapatkan rezeki yang halal lagi baik. InshaAllah.

Jadi Obat Sehatkan Badan

Kembali ke cerita reuni tadi. Keramaian di GOR Tribuana ini menjadi bukti, kalau silaturrahim bisa jadi obat. Betapa tidak. Baik yang muda maupun yang tua, berjumpa dan bertatap muka. Semuanya sehat dan berbahagia.

Ada yang rela jauh-jauh datang, untuk reuni dan bersilaturrahim dengan teman lama. Teman yang dulu sama-sama menimba ilmu di satu sekolah. Ada yang tak pernah berjumpa selama 20an tahun, pas saat reuni berjumpa kembali.

Rekan saya saja. Dulu pernah sama-sama hidup susah di rantau. Saat ini sudah sama-sama pula punya keluarga, dan alhamdulillah hidup lebih baik. Tak pernah ada kata dan sikap untuk memutuskan silaturrahim. Sekali kita putuskan silaturrahim, rezeki bisa jadi sulit. Kesehatan bisa saja semakin menurun, dan bukan tak mungkin umur pun jadi pendek. Karena itu, teruslah sambung hubungan baik antar sesama dan jalin selalu silaturrahim. **