Lecehkan Suku Melayu, Lima ABG Diamankan Polisi


riaupotenza.com
Inilah 5 ABG yang melecehkan serta menantang suku yang ada di Sedinginan, saat diamankan di Mapolsek Tanah Putih, Rokan Hilir.

TANAHPUTIH (RPZ) - Diduga melecehkan serta menantang suku Melayu yang berada di Sedinginan, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rohil, Riau, sebanyak 5 orang Anak Baru Gede (ABG) diamankan di Mapolsek Tanah Putih, Selasa (11/6/2019) malam.

Penangkapan para ABG ini, karena sebelumnya status Facebook atasnama Bag Zaa memposting poto dirinya dengan menulis Warga Sedinginan dan sekitarnya dapat salam dari Kamboja. Terkait postingan itu, ada komentar rekannya dengan mengatakan, kalau mau ribut sama orangtu ajak aku bang.

Mungkin karena merasa dilecehkan dan merasa terusik, salah seoarang netizen memposting di Facebook dengan meminta solusi dengan logat Melayu. Mcam mno elok² nyo k0 sanak² sedao. Soal nyo Uyg tu pndatang dsiko dan udah berencana untuk mnyerang Awak uyg melayu Asli siko..bsbolum uyg tu bertindak elok nyo awak bermusyawarah n mnyelosai kn masalh iko. Awak takuik adiek² atau uyg tuu awak jadi sasaran. Mohon boi solusi..

#kitousedinginan.

(Macam mana bagusnya sanak saudara, soalnya orang itu pendatang disini dan berencana menyerang kita Melayu asli. Sebelum orang tu bertindak, bagusnya kita bermusyawarah menyelesaikan masalah ini. Kita takut adek-adek atau orang tua kita jadi sasaran. Mohon beri solusi ). Begitu bunyi postingan itu.

Tepatnya pada Selasa (11/6/2019) sekira pukul 23.19 Wib. Akun Facebook atasnama Erin Putra Jaska memposting poto 5 ABG itu saat diamankan di kantor Polsek Tanah Putih. Begini tulisan postingannya, Alhamdulillah udah tetangkok, Geng geng paja2 hanyie ko !!

Takkan Melayu hilang di bumi lancang kuning. (Alhmadulilah udah ketangkap geng-geng anak bau kencur ini. Takkan Melayu Hilang di Bumi Lancang Kuning).

Kapolsek Tanah Putih, AKP Yohanes Emanuel Bambang Dewanto SH, dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Polsek Tanah Putih, Iptu Ediwar SH, Rabu (12/6/2019) mengatakan, sudah kita amankan, tapi masih dibawah umur. Sekarang kita panggil orang tuanya semua. ''Sekarang masih kami dalami kasusnya,'' ungkapnya. fen