Dua Penadah dan Tujuh Pencuri Ditangkap

Sindikat Pencuri Besi Diungkap


riaupotenza.com
Sejumlah besi milik PT CPI yang diamankan.

TANAHPUTIH (RPZ) — Sindikat pencurian besi milik PT Chevron Pasifik Indonesia (CPI) berhasil diungkap. Tujuh orang pelaku pencurian dan dua orang penadah telah dijebloskan ke sel tahanan Polsek Tanah Putih.

Informasi dirangkum di Mapolres Rohil, dua penadah yang ditangkap itu, yakni 

Adlan Batu Bara alias Batu Bara (48) warga Jalan Taman Karya, RT 001, RW 001, Kelurahan Tari Bangun, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Selanjutnya, M Rismul alias Maris (35) warga Jalan Arengka I, Gang Damai, RT 003, RW 005, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru.

Dua penadah ini ditangkap, Senin (20/5) sekitar pukul 04.30 WIB di Lokasi 03, Dusun Inpah, Kepenghuluan Teluk Berembun, Kecamatan Tanah Putih. Selain keduanya, turut diamankan barang bukti (BB) berupa satu unit mobil Daihatsu Pick Up warna hitam BM 8042 FC, satubuah handphone (HP) merek Nokia warna biru merah, dan beberap potongan pipa besi. 

Kronologis pengangkapannya, pada Senin (20/5) sekitar pukul 04.00 WIB, Satpam PT Global Arrow (Sub Kontrak PT CPI) atasnama Yuli Winaryo (pelapor) mendapat informasi bahwa ada pencurian pipa PT CPI di lokasi 03, Dusun Inpah, Kepenghuluan Teluk Berembun, Kecamatan Tanah Putih. Kemudian, pelapor bersama tim langsung berangkat menuju TKP, dan pelapor menemukan dua orang laki-laki berada di dalam mobil pick up warna hitam nomor polisi BM 8042 FC. Setelah diperiksa, di dalam bak belakang ditemukan ada besi Pum Unit yang sudah terpotong yang diduga hasil curian dari lokasi PT CPI.

Kemudian, pelapor membawa dua orang tersebut berikut mobil dan barang bukti berupa besi ke Polsek Tanah Putih, guna pengusutan lebih lanjut. Atas kejadian tersebut PT CPI dirugikan lebih kurang Rp30 juta.  

Kapolsek Tanah Putih AKP Yohanes Emanuel Bambang Dewanto SH, dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Iptu Ediwar SH, Kamis (23/5) membenarkan penangkapan tersebut. Seluruh tersangka terkait pencurian pipa besi milik PT CPI berjumlah total sembilan orang. Rinciannya, dua pendah dan tujuh eksekutor pencurian.

Dikatakannya, setelah mengamankan dua penadah itu, pihak Satpam PT Global Arrow pada hari sama sekitar pukul 00.05 WIB, kembali berhasil mengamankan tujuh orang tersangka pencuri besi pipa milik PT CPI. 

Ia memaparkan, tujuh orang yang diamankan itu, yakni Hamzan alias Ucok (36) warga Teluk Berembun, Kepenghuluan Teluk Berembun, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rohil. Ponimin alias Pak Min (57) warga Jalan Karya, KM 07 Kulim, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis. Hendro Simamora alias Simamora (29) warga Jalan Kampung Lalang, Desa Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Selanjutnya, Melky Sedek Simatupang alias Tupang (39) warga Jalan Lintas Duri-Dumai, Desa Sebangar, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis. Reno Siregar alias Siregar (36) warga Jalan Lintas Duri-Dumai, Desa Sebangar, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis. Safriadi alias Encet (32) warga Teluk Berembun, Kepenghuluan Teluk Berembun, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rohil. Terakhir, Maruba Pandiangan alias Pandi (32) warga Jalan Kampung Lalang, Desa Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Diterangkan Kanit Reskrim, bersama tujuh tersangka juga turut diamankan dua buah alat potong warna merah merk RIDGIT, tujuh buah sarung tangan yang sudah digunakan 60 batang besi pipa ukuran 4 inchi panjang 4 meter, dua buah karet ban, empat buah tali warna putih, satu pasang sepatu kets warna biru putih, satu buah celana panjang kain warna hitam, satu buah baju kaos lengan pendek warna hitam, satu pasang sepatu warna putih, satu buah celana boxer warna biru, satu buah baju kaos lengan pendek warna hitam bergaris putih. Selanjutnya, satu buah celana levis warna hitam, satu buah singlet warna putih, satu buah celana kolor warna biru dongker, satu buah topi warna hitam, satu buah kemeja kotak-kotak lengan pendek warna putih, 1(satu) pasang sendal swallow warna biru, satu buah celana levis pendek warna biru beserta tali pinggang.

Barang bukti lainnya, papar Ediwar, satu buah kaos lengan panjang warna hitam, 1(satu) pasang sepatu warna hitam, satu buah baju lengan pendek berkerah warna biru bergaris putih, satu buah trening panjang warna hitam, satu buah tas ransel warna coklat campur kuning, satu unit hp merk Samsung lipat warna hitam putih. Lalu, satu unit Hp merk Strawberry, satu unit Hp merk Nokia warna putih type 1280, satu unit Hp merk Nokia warna putih type 130, satu unit Hp merk Samsung warna hitam. Ada juga satu unit sepeda motor merk Supra X 125 Nopol BM 5776 YG, satu unit sepeda motor merk Revo Fit Nopol BM 6553 DL, dan satu unit sepeda motor merk Beat tanpa nomor polisi. 

‘’Seluruh tersangka berikut barang bukti telah diamankan, guna proses lebih lanjut,’’ pungkas Iptu Ediwar. (fen)